Ale-Ale Luncurkan Varian Nanas, Perkuat Dominasi Pasar Minuman Rasa Buah di Kalangan Gen Alpha

11 hours ago 9

Ringkasan Berita

  • Ale-Ale resmi meluncurkan varian terbaru Ale-Ale Nanas dengan rasa manis dan asam yang segar.
  • Berdasarkan data Nielsen 2025, Ale-Ale menguasai lebih dari 80% pangsa pasar minuman rasa buah.
  • Rasa nanas dinilai relevan dengan tren minuman fruity dan tropikal yang digemari Gen Alpha dan Gen Z.
  • Ale-Ale juga memperkuat peran edukatif melalui program Ale-Ale Goes to School di berbagai SMP.
  • Brand ini menegaskan komitmen tumbuh bersama generasi muda, tidak hanya lewat produk, tetapi juga edukasi karakter dan kesehatan mental.

Bogor (pilar.id) – Pasar minuman rasa buah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama di segmen anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama atau yang kerap disebut Gen Alpha. Kelompok usia ini dikenal aktif mencari minuman yang segar, praktis, dan mudah dikonsumsi dalam keseharian.

Menjawab tren tersebut, WINGS Food melalui merek Ale-Ale resmi menghadirkan varian terbaru, Ale-Ale Nanas. Varian ini menawarkan sensasi rasa nanas yang manis, asam, dan juicy, dengan karakter segar yang dirancang untuk memberikan pengalaman minum yang terasa fun dan menyenangkan.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Ale-Ale sebagai pemimpin pasar. Data Nielsen 2025 mencatat, Ale-Ale masih mendominasi kategori minuman rasa buah dengan pangsa pasar di atas 80%. Dalam beberapa tahun terakhir, rasa nanas juga menunjukkan peningkatan popularitas seiring tren minuman bercita rasa tropikal.

Brand Manager Ale-Ale, Tivany Julyana, menyampaikan bahwa pemilihan rasa nanas didasarkan pada karakter rasanya yang seimbang dan mudah diterima lintas generasi muda. Rasa yang kuat namun tetap familiar dinilai sesuai dengan gaya konsumsi anak dan remaja masa kini yang menyukai sensasi segar dalam aktivitas sehari-hari.

Tidak berhenti pada inovasi produk, Ale-Ale juga konsisten menjalankan peran sosial dan edukatif melalui program Ale-Ale Goes to School. Memasuki awal 2026, program ini kembali digelar lewat rangkaian talkshow bertema “Berani Berekspresi, Makin Juara” di lima sekolah menengah pertama di Kota Bogor. Hingga Februari 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 20 SMP di Pulau Jawa dan menjadi agenda tahunan brand.

Dalam kegiatan ini, Ale-Ale menggandeng psikolog untuk memberikan edukasi seputar pengenalan diri, pengembangan minat dan potensi, hingga pengelolaan penggunaan gadget secara sehat. Zamia Safira, M.Psi, Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa, menekankan pentingnya keseimbangan dalam penggunaan teknologi di kalangan remaja. Menurutnya, gawai dan media sosial perlu diposisikan sebagai alat bantu yang digunakan secara sadar, bukan penghambat fokus belajar dan kesehatan emosional.

Zamia juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar. AI dinilai dapat menjadi sarana eksplorasi dan pendukung belajar, selama digunakan secara bijak dan tidak menggantikan proses berpikir serta pengembangan diri. Pendekatan ini sejalan dengan upaya Ale-Ale dalam mendukung tumbuh kembang remaja yang adaptif terhadap teknologi, namun tetap sehat secara mental.

Komitmen tersebut turut diperkuat dengan kehadiran Quinn Salman, Brand Ambassador Ale-Ale, yang dikenal sebagai figur muda multitalenta. Kehadiran Quinn menjadi representasi semangat berekspresi dan keberanian mencoba hal baru, nilai yang ingin ditanamkan Ale-Ale kepada generasi muda melalui produk dan aktivitasnya.

Melalui peluncuran Ale-Ale Nanas dan keberlanjutan program Ale-Ale Goes to School, Ale-Ale menegaskan posisinya sebagai brand yang tidak hanya menghadirkan minuman segar dengan harga terjangkau, tetapi juga tumbuh bersama anak muda Indonesia secara positif. Varian Ale-Ale Nanas sendiri disebut fleksibel untuk dikreasikan menjadi berbagai menu minuman, menambah pengalaman konsumsi yang lebih beragam.

Sejak diperkenalkan pada 2006, Ale-Ale telah menghadirkan total 10 varian rasa dan tersedia luas di toko serta warung dengan harga Rp1.000 per cup. Produk ini juga telah mengantongi berbagai sertifikasi keamanan dan mutu pangan, menjadikannya aman dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa.

Dengan inovasi rasa dan pendekatan edukatif yang konsisten, Ale-Ale terus memperkuat relevansinya di tengah dinamika gaya hidup generasi muda Indonesia. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |