Ringkasan Berita
- AQUVIVA meluncurkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan hidrasi harian.
- Konsepnya: 3 botol 700 ml setara 2 liter air per hari.
- Studi THIRST menunjukkan 46,1% masyarakat Indonesia mengalami dehidrasi ringan.
- Ahli gizi menekankan pentingnya pola minum teratur, terutama saat puasa.
- AQUVIVA menggunakan Teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi untuk menjaga kualitas air.
Jakarta (pilar.id) – AQUVIVA, merek air minum dalam kemasan dari WINGS Food, meluncurkan kampanye bertajuk “3–2–1 AQUVIVA” sebagai panduan sederhana untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan cairan harian secara konsisten.
Kampanye ini mengusung konsep tiga botol AQUVIVA ukuran 700 ml yang setara dengan dua liter air per hari. Pesan tersebut dirancang agar mudah diingat dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk selama menjalani ibadah puasa ketika waktu konsumsi cairan menjadi lebih terbatas.
Peluncuran kampanye ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsistensi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cairan harian. Sejumlah publikasi ilmiah yang dimuat dalam National Library of Medicine menunjukkan bahwa kebutuhan cairan orang dewasa umumnya berkisar antara 2 hingga 2,5 liter per hari.
Namun dalam praktiknya, angka tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Data dari The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) mencatat sekitar 46,1 persen penduduk Indonesia mengalami dehidrasi ringan. Angka tersebut bahkan lebih tinggi pada kelompok remaja, yakni 49,5 persen, dibandingkan orang dewasa sebesar 42,5 persen.
Penelitian yang sama juga menemukan bahwa 24,75 persen remaja di dataran tinggi dan 41,70 persen remaja di dataran rendah mengalami dehidrasi ringan. Temuan ini mengindikasikan bahwa persoalan hidrasi tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga pola minum yang tidak teratur di tengah aktivitas padat dan gaya hidup modern.
Pentingnya Pola Minum yang Terstruktur
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cut M. Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt., menjelaskan bahwa keseimbangan cairan tubuh tidak hanya ditentukan oleh jumlah konsumsi, tetapi juga keteraturan waktu minum.
Menurut dr. Cut, tubuh memerlukan asupan cairan yang tersebar merata sepanjang hari untuk menjaga kenyamanan dan performa. Ketidakteraturan pola minum dapat berdampak pada penurunan konsentrasi dan rasa cepat lelah. Situasi ini menjadi semakin krusial saat puasa, ketika jendela waktu untuk minum lebih singkat sehingga membutuhkan perencanaan yang lebih disiplin.
Panduan sederhana seperti 3–2–1 dinilai dapat membantu membangun kebiasaan hidrasi yang lebih terstruktur.
Komitmen AQUVIVA Dukung Gaya Hidup Seimbang
Senior Brand Manager AQUVIVA, Devi Chrisnatalia, menyampaikan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung gaya hidup seimbang masyarakat Indonesia.
AQUVIVA mengandalkan Teknologi 7 Tahap Nano Purifikasi, yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Teknologi ini dirancang untuk menjaga kemurnian air sekaligus mempertahankan mineral seimbang yang dibutuhkan tubuh.
Melalui kampanye 3–2–1, perusahaan berharap masyarakat lebih mudah mengingat kebutuhan dasar hidrasi harian, sehingga dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dalam berbagai aktivitas, termasuk bekerja, belajar, hingga menjalani ibadah puasa.
Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen WINGS Group dalam menghadirkan produk yang mendukung kualitas hidup masyarakat Indonesia. (ret/hdl)

1 hour ago
2

















































