Ringkasan Berita
- Arsenal menjamu Wigan Athletic di putaran keempat FA Cup.
- Mikel Arteta melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain.
- William Saliba kembali pulih dan langsung menjadi starter.
- Wigan datang dengan tren negatif di League One dan ditangani pelatih interim.
Jakarta (pilar.id) – Arsenal melanjutkan kiprahnya di ajang FA Cup dengan menjamu Wigan Athletic pada putaran keempat, Minggu (16/2) pukul 23.30 WIB.
The Gunners melangkah ke fase ini usai kemenangan meyakinkan atas Portsmouth di babak sebelumnya. Pada laga tersebut, Gabriel Martinelli menjadi bintang dengan mencetak hat-trick yang memastikan Arsenal lolos tanpa hambatan berarti.
Secara historis, Arsenal memiliki kenangan manis menghadapi Wigan di FA Cup. Kedua tim terakhir kali bertemu di semifinal edisi 2014, ketika Arsenal menang lewat adu penalti sebelum akhirnya mengangkat trofi usai menundukkan Hull City 3-2 di partai final.
Rotasi Besar Arteta, Saliba dan Martinelli Jadi Andalan
Pelatih Mikel Arteta melakukan delapan perubahan dalam komposisi tim dibanding laga sebelumnya. William Saliba yang sempat absen karena sakit kini kembali mengisi lini belakang bersama Riccardo Calafiori, Cristhian Mosquera, dan Ben White yang dipercaya sebagai kapten.
Di bawah mistar, Kepa Arrizabalaga kembali menjadi pilihan utama setelah tampil pada putaran sebelumnya. Lini tengah diperkuat Christian Norgaard, Myles Lewis-Skelly, serta Eberechi Eze.
Di lini depan, Martinelli kembali menjadi tumpuan bersama Noni Madueke dan Gabriel Jesus. Arteta menilai FA Cup sebagai peluang penting bagi timnya untuk terus menjaga tradisi positif di kompetisi ini, terutama dengan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Beberapa pemain kunci seperti Bukayo Saka dan Declan Rice tersedia di bangku cadangan, sementara Mikel Merino masih menepi akibat cedera kaki.
Kondisi Wigan: Terpuruk di Liga, Bangkit di Piala
Berbeda dengan Arsenal, performa Wigan di League One tengah menurun. Mereka kini terjerembab di zona degradasi setelah serangkaian hasil negatif, termasuk empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir.
Situasi tersebut berujung pada pemecatan pelatih Ryan Lowe setelah 11 bulan menjabat. Untuk sementara, Glenn Whelan dan Graham Barrow ditunjuk sebagai pelatih interim.
Meski demikian, Wigan justru tampil mengejutkan di FA Cup. Klub yang pernah menjuarai kompetisi ini pada 2013 itu sukses menyingkirkan Preston North End dengan kemenangan 1-0 di Deepdale pada putaran ketiga.
Graham Barrow menyebut tekanan menghadapi tim besar seperti Arsenal sebagai bagian penting dari proses perkembangan pemainnya. Ia menilai rasa gugup bisa menjadi motivasi tambahan bila dikelola dengan tepat.
Analisis Taktik: Arsenal Dominan, Wigan Andalkan Serangan Balik
Dalam analisis taktik yang dimuat di program resmi pertandingan, pengamat Adrian Clarke menilai Wigan cenderung fleksibel dalam formasi. Pada periode terakhir, mereka sempat mencoba 3-1-4-2, 4-3-3, hingga 4-4-2.
Secara statistik, Wigan merupakan tim dengan rata-rata penguasaan bola rendah di League One, yakni sekitar 44,6 persen. Bahkan saat mengalahkan Preston, angka tersebut turun hingga 30,5 persen. Artinya, Arsenal berpeluang besar mendominasi jalannya laga.
Namun demikian, Wigan tetap memiliki pemain teknis seperti Matt Smith—mantan pemain akademi Arsenal—yang mampu mengalirkan bola dengan baik. Pendekatan bertahan dan mengandalkan serangan balik diprediksi kembali menjadi strategi utama tim tamu.
Susunan Pemain
Arsenal: Arrizabalaga; White, Saliba, Mosquera, Calafiori; Lewis-Skelly, Norgaard, Eze; Madueke, Martinelli, Jesus.
Cadangan: Setford, Hincapie, Gabriel, Saka, Gyokeres, Trossard, Zubimendi, Rice, Salmon.
Wigan Athletic: Tickle; Fox, Aimson, Kerr, Hunt; Murray, Wier, Moxon, Raphael; Wright, Taylor.
Cadangan: Savin, Sessegnon, Smith, Hungbo, McManaman, Bettoni, Costelloe, Saydee, Asamoah Jr.
Dengan komposisi yang lebih dalam dan kualitas individu yang unggul, Arsenal diunggulkan melangkah ke babak selanjutnya. Namun, sejarah FA Cup kerap menghadirkan kejutan, dan Wigan telah membuktikan kapasitas mereka untuk menumbangkan tim yang lebih difavoritkan. (wid)

5 hours ago
6

















































