Mayat wanita ditemukan membusuk di Kali Pesanggrahan Jakbar

1 week ago 24

Jakarta (ANTARA) - Mayat berjenis kelamin wanita ditemukan membusuk di aliran Kali Pesanggrahan, Jalan Pilar Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu.

Mayat wanita ini pertama kali dilihat oleh petugas kebersihan di lokasi bernama Feri Hartono, yang hendak membersihkan kali sekitar pukul 10.00 WIB.

"Awalnya kondisinya cuma liat kakinya doang, enggak liat tubuhnya," kata Feri di lokasi, Minggu.

Feri menyampaikan, mayat ditemukan persis berada di antara tumpukan sampah yang berada di aliran kali tersebut.

"Jadi awal lihat kakinya doang yang kelihatan. Jadi badannya itu di bawah sampah," kata dia.

Melihat mayat itu, Feri lantas memanggil rekan kerjanya untuk memastikan temuannya.

"Ya takut juga, kaget. Saya laporin itu ke teman saya, ke Danru (Komandan Regu) saya. Pastiin dulu katanya, itu mayat apa bukan. Pas teman saya datang itu tuh, iya katanya mayat, entar saya laporin katanya," ucap dia.

Saat diidentifikasi petugas kepolisian, kondisi tubuh jenazah tampak lebam dan terlihat masih berpakaian lengkap.

Wajah jenazah pun nyaris tidak dikenali lantaran telah membengkak dan membiru.

Feri menyampaikan, penemuan mayat di aliran Kali Pesanggrahan ini bukan kali pertama terjadi. Sebagai petugas kebersihan kali, ia mengaku sudah sering melihat mayat mengambang.

"Kalau untuk hanyut atau gimana, ya kemungkinan hanyut," ungkap dia.

Selain mengamankan mayat wanita itu, kepolisian juga terlihat mengamankan seorang pria yang mengaku suami dari korban.

Pria itu hanya bisa menangis sambil sesekali menelepon untuk mengabarkan keluarga.

Setelah jenazah dimasukkan ke mobil ambulans, pria itu diminta pihak kepolisian untuk ikut untuk dimintai keterangan.

"Kayaknya (mayat) sudah beberapa hari, soalnya udah bau busuk," kata Feri.

Baca juga: Gulkarmat evakuasi jasad wanita di pinggir kali Jakut

Baca juga: Polisi selidiki penemuan mayat wanita di Pejaten

Baca juga: Pelaku pembunuhan wanita di Tangerang ditangkap di tiga lokasi berbeda

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |