Jakarta (ANTARA) - Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial RD alias D (25) pelaku pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan terhadap pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, Banten.
"Tersangka diamankan pada Selasa dini hari pukul 00.30 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Namun, Budi belum menjelaskan secara detail terkait kronologi penangkapan ataupun motif pelaku.
Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan yang mengakibatkan seorang pengemudi ojek daring (ojol) tewas di Kabupaten Tangerang, Banten.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di pangkalan (basecamp) ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (12/7) dini hari sekitar pukul 03.50 WIB.
Baca juga: Polisi buru pembegal pengemudi ojol hingga tewas di Tangerang
"Peristiwa itu merupakan kasus pencurian dengan kekerasan. Korban berinisial ATP yang merupakan seorang pengemudi ojek daring meninggal dunia di lokasi kejadian," katanya.
Iwan menjelaskan, korban meninggal dunia akibat mengalami luka tusuk di bagian leher. Selain itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX dan sebuah telepon genggam yang dibawa kabur oleh pelaku.
Kejadian bermula saat rekan korban, yang bertindak sebagai saksi pertama, pergi untuk mengantar penumpang. "Saksi meninggalkan korban yang saat itu tengah tertidur di pangkalan ojol tersebut," kata Iwan.
Saat melintas kembali di lokasi seusai mengantar penumpang, saksi melihat sepeda motor milik korban sedang dibawa kabur oleh orang tidak dikenal (OTK). Saksi sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun kehilangan jejak di daerah Kamal, Jakarta Utara.
"Setelah kehilangan jejak pelaku, rekan korban mendapat telepon dari seorang karyawan toko martabak yang mengabarkan bahwa kondisi korban sudah bersimbah darah," ucap Iwan.
Baca juga: Polisi menangkap ayah dan anak pelaku begal di Tangerang
Baca juga: Polresta Tangerang ciduk begal miliki senjata api
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































