Ringkasan Berita
- Barcelona tertinggal agregat 2-0 dari Atletico Madrid di perempat final Liga Champions
- Leg kedua digelar di kandang Atletico, Metropolitano
- Barcelona belum pernah comeback dalam situasi serupa di laga tandang
- Hansi Flick tetap optimistis, didukung performa tim yang sedang meningkat
- Pemenang laga akan melaju ke semifinal menghadapi Arsenal atau Sporting CP
Madrid (pilar.id) – Laga krusial akan tersaji saat Atlético Madrid menjamu FC Barcelona dalam leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, Rabu (15/4) pukul 02.00 WIB. Barcelona datang dengan beban berat setelah tertinggal agregat 2-0 dari pertemuan pertama.
Kekalahan di leg pertama menjadi hasil yang pahit bagi Barcelona. Bermain dominan di kandang sendiri, mereka gagal memanfaatkan peluang menjadi gol. Situasi semakin sulit setelah bek muda Pau Cubarsí mendapat kartu merah jelang turun minum. Sebaliknya, Atletico tampil efektif lewat gol Julián Álvarez dan Alexander Sørloth yang membawa tim asuhan Diego Simeone unggul nyaman.
Kini, pertandingan akan berlangsung di Stadion Metropolitano, markas Atletico, yang dikenal sulit ditaklukkan. Statistik juga tidak berpihak pada Barcelona. Sepanjang sejarah Liga Champions, tim asal Catalan itu belum pernah berhasil membalikkan keadaan setelah kalah di leg pertama kandang dan harus memainkan leg kedua di markas lawan.
Meski demikian, harapan belum sepenuhnya tertutup. Di bawah arahan Hansi Flick, Barcelona menunjukkan karakter kuat dalam beberapa pertandingan terakhir. Kemampuan bangkit dari ketertinggalan menjadi salah satu ciri permainan mereka musim ini.
Secara performa, Barcelona juga tengah dalam tren positif setelah meraih kemenangan besar di laga domestik. Kembalinya Frenkie de Jong menjadi tambahan kekuatan di lini tengah, meski tim tetap kehilangan beberapa pemain penting seperti Raphinha dan Andreas Christensen akibat cedera. Absennya Cubarsí karena kartu merah juga menjadi kerugian tersendiri.
Di sisi lain, Atletico memilih menyimpan kekuatan utama mereka di kompetisi domestik demi fokus pada laga ini. Beberapa pemain inti dipastikan dalam kondisi lebih bugar, meski tim juga dibayangi sejumlah cedera dan absensi pemain belakang.
Pertemuan ini menjadi yang keenam bagi kedua tim sepanjang musim, menandakan betapa kuatnya rivalitas dan pemahaman taktik satu sama lain. Selain tiket semifinal, pemenang laga ini berpotensi menghadapi Arsenal atau Sporting Clube de Portugal di babak berikutnya.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tetap menunjukkan optimisme meski tantangan besar menghadang. Keyakinan serupa juga disampaikan pemain muda Lamine Yamal yang menilai peluang comeback masih terbuka jika tim mampu tampil efektif dan berani. (mad/hdl)

9 hours ago
12

















































