Ringkasan Berita
- Tottenham kalah 0-1 dari Sunderland pada debut Roberto De Zerbi
- Gol tunggal dicetak Nordi Mukiele di babak kedua
- Spurs gagal keluar dari zona degradasi
- VAR membatalkan penalti Tottenham di babak pertama
- Tottenham belum meraih kemenangan di Premier League sepanjang 2026
Sunderland (pilar.id) – Debut pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, berakhir mengecewakan setelah timnya takluk 0-1 dari Sunderland di Stadium of Light dalam lanjutan Premier League.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Spurs yang kini masih terjebak di zona degradasi. Dengan enam laga tersisa, Tottenham tertinggal dua poin dari zona aman dan belum meraih kemenangan liga sepanjang tahun 2026.
De Zerbi ditunjuk menggantikan Igor Tudor yang meninggalkan klub bulan lalu. Namun, sentuhan awal pelatih asal Italia itu belum mampu mengangkat performa tim London Utara tersebut.
Peluang Terbuang dan Drama VAR
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Tottenham memiliki sejumlah peluang melalui Brian Brobbey, Richarlison, hingga Dominic Solanke, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Momen krusial terjadi pada menit ke-21 saat Spurs sempat mendapat penalti setelah Randal Kolo Muani dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, keputusan tersebut dianulir setelah tinjauan VAR yang menunjukkan Omar Alderete berhasil merebut bola secara bersih.
Di sisi lain, kiper Antonín Kinsky yang kembali dipercaya tampil juga menunjukkan performa cukup solid dengan beberapa penyelamatan penting.
Gol Mukiele Jadi Penentu
Sunderland akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-61 melalui Nordi Mukiele. Bek sayap tersebut melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan yang terdefleksi kaki Micky van de Ven, mengecoh Kinsky.
Nordi Mukiele (sumber foto: facebook @sunderlandafc)Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan ini dan memastikan kemenangan beruntun bagi tim asuhan Régis Le Bris.
Upaya Spurs Tak Berbuah Hasil
Tottenham berusaha mengejar ketertinggalan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Mathys Tel, João Palhinha, dan Pape Matar Sarr.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Bahkan insiden benturan antara Cristian Romero dan Kinsky sempat menghentikan pertandingan cukup lama, dengan Romero akhirnya harus ditarik keluar.
Di masa tambahan waktu yang mencapai 11 menit, Pedro Porro hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas dan sepakan kerasnya, namun keduanya berhasil digagalkan kiper Sunderland.
Situasi Kian Sulit untuk Tottenham
Kekalahan ini menjadi yang ke-16 bagi Tottenham musim ini dan semakin memperburuk posisi mereka di klasemen. Tanpa kemenangan sepanjang 2026, tekanan terhadap De Zerbi dipastikan akan meningkat.
Sementara itu, Sunderland menunjukkan performa impresif dengan meraih dua kemenangan beruntun, membuka peluang menjauh dari papan bawah.
Dengan waktu yang semakin menipis, Tottenham kini dituntut segera bangkit jika ingin bertahan di Premier League musim depan. (wid/hdl)

4 days ago
23

















































