BMW iX3 Melejit, Pesanan Mobil Listrik BMW di Eropa Naik 40 Persen pada Kuartal I 2026

7 hours ago 9

Ringkasan Berita

  • Pesanan kendaraan listrik BMW di Eropa naik sekitar 40% pada Q1 2026
  • BMW iX3 dari lini Neue Klasse mencatat lebih dari 50.000 pesanan
  • Penjualan global BMW Group mencapai 565.748 unit
  • Pasar Jerman tumbuh signifikan +10,7%
  • MINI mencatat pertumbuhan global lima kuartal berturut-turut

Munich (pilar.id) – Grup otomotif asal Jerman, BMW Group, mencatat lonjakan signifikan dalam permintaan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di pasar Eropa pada kuartal pertama 2026.

Dari Januari hingga Maret 2026, pesanan baru untuk mobil listrik meningkat sekitar 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh antusiasme pasar terhadap model terbaru dari lini Neue Klasse, yakni BMW iX3.

Salah satu petinggi BMW, Jochen Goller, menyebut bahwa minat konsumen terhadap iX3 melampaui ekspektasi awal perusahaan. Sejak dibuka pemesanannya di Eropa, model ini telah mengumpulkan lebih dari 50.000 pesanan.

Menariknya, lebih dari separuh total pesanan untuk model X3 kini merupakan varian listrik penuh, menandakan percepatan transisi konsumen menuju kendaraan ramah lingkungan.

Strategi Neue Klasse Dorong Transformasi Teknologi

BMW menegaskan bahwa keberhasilan iX3 menjadi bukti lompatan teknologi yang dihadirkan melalui platform Neue Klasse. Selain iX3, perusahaan juga memperkenalkan model kedua dalam lini ini, yaitu BMW i3 versi terbaru, yang mendapat respons positif dari pasar.

Platform Neue Klasse dirancang untuk mempercepat elektrifikasi sekaligus meningkatkan efisiensi, performa, dan pengalaman digital pada kendaraan BMW di masa depan.

Kinerja Penjualan Global: Stabil di Tengah Tantangan

Secara global, BMW Group mencatat total pengiriman 565.748 unit kendaraan dari merek BMW, MINI, dan Rolls-Royce pada kuartal pertama 2026. Angka ini turun tipis sebesar 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun demikian, beberapa pasar menunjukkan performa kuat:

  • Jerman mencatat pertumbuhan signifikan dengan 68.022 unit (+10,7%)
  • China tetap menunjukkan ketahanan meski pasar otomotif secara umum mengalami penurunan
  • Permintaan kendaraan berbahan bakar konvensional masih stabil di level tinggi

Untuk kendaraan listrik, BMW mengirimkan 87.458 unit secara global. Angka ini turun 20,1%, sebagian dipengaruhi oleh berakhirnya insentif kendaraan listrik di Amerika Serikat yang berdampak pada seluruh pasar.

MINI dan Rolls-Royce: Tren Berbeda

Merek MINI mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan global selama lima kuartal berturut-turut. Pada Q1 2026, MINI mengirimkan 68.427 unit kendaraan, naik 5,9% secara tahunan. Penjualan kendaraan listrik MINI di Eropa juga mengalami peningkatan signifikan.

Sebaliknya, Rolls-Royce Motor Cars mencatat penurunan pengiriman sebesar 8% menjadi 1.271 unit.

Sementara itu, divisi roda dua BMW Motorrad menjual 42.735 unit sepeda motor dan skuter, turun 4,2%.

Outlook: Momentum Positif dari Elektrifikasi

BMW optimistis bahwa portofolio produk yang fleksibel—mulai dari mesin pembakaran hingga kendaraan listrik—akan terus menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri otomotif global.

Dengan ekspansi lini Neue Klasse dan distribusi global yang semakin luas, BMW memproyeksikan tren pertumbuhan positif akan berlanjut sepanjang 2026, terutama di segmen kendaraan listrik. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |