Ringkasan Berita
- Real Madrid menang dramatis 2-1 atas Rayo Vallecano di Stadion Santiago Bernabéu.
- Gol penentu kemenangan dicetak Kylian Mbappé lewat penalti menit 90+10.
- Rayo Vallecano harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah.
- Madrid unggul penguasaan bola dan peluang, namun sempat kesulitan menembus pertahanan lawan.
- Kemenangan ini menjaga momentum Real Madrid di papan atas La Liga.
Madrid (pilar.id) – Real Madrid meraih kemenangan penuh drama saat menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (1/2), di Stadion Santiago Bernabéu. Los Blancos menang dengan skor tipis 2-1 berkat penalti Kylian Mbappé pada menit ke-90+10.
Sejak awal pertandingan, Real Madrid tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 56,7 persen. Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-15 melalui Vinícius Júnior. Winger asal Brasil itu memanfaatkan assist Brahim Díaz untuk membawa Madrid unggul lebih dulu.
Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan efektivitas. Meski mencatat 16 percobaan tembakan dan sembilan sepak pojok, Real Madrid gagal menambah gol hingga turun minum.
Rayo Vallecano Bangkit, Laga Memanas
Memasuki babak kedua, Rayo Vallecano tampil lebih berani. Hasilnya terlihat pada menit ke-49 ketika Jorge de Frutos menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan Álvaro García. Gol tersebut membuat pertandingan berjalan semakin terbuka dan emosional.
Ketegangan meningkat seiring banyaknya pelanggaran. Wasit mengeluarkan total delapan kartu kuning, enam di antaranya untuk pemain Rayo Vallecano. Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Pathé Ciss menerima kartu merah langsung pada menit ke-80.
Meski bermain dengan 10 pemain, Rayo masih mampu bertahan disiplin hingga masa injury time. Namun, tekanan beruntun Real Madrid akhirnya menghasilkan penalti setelah insiden di kotak terlarang.
Mbappé Jadi Penentu, Rayo Akhiri Laga dengan Sembilan Pemain
Kylian Mbappé yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan kaki kanan ke sudut bawah gawang memastikan keunggulan Real Madrid pada menit ke-90+10.
Drama belum berakhir. Pada menit ke-90+13, Pep Chavarría menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, membuat Rayo Vallecano harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain.
Secara statistik, Real Madrid unggul hampir di semua aspek, termasuk tembakan tepat sasaran (6 berbanding 4) dan sepak pojok (9 berbanding 4). Meski demikian, Rayo Vallecano tetap memberi perlawanan sengit hingga detik akhir.
Modal Penting di Persaingan La Liga
Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Real Madrid dalam persaingan papan atas La Liga. Meski tidak tampil sempurna, tiga poin dari laga penuh tekanan ini menunjukkan mental juara skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Bagi Rayo Vallecano, kekalahan ini terasa pahit. Meski tampil disiplin dan sempat menahan imbang tuan rumah, dua kartu merah di fase akhir laga menjadi faktor penentu runtuhnya harapan membawa pulang poin dari Bernabéu.
Real Madrid selanjutnya akan menghadapi jadwal padat, sementara Rayo Vallecano dituntut segera bangkit agar tetap kompetitif di papan tengah klasemen. (mad/hdl)

2 days ago
14

















































