Manchester (pilar.id)- Chelsea berhasil membawa pulang satu poin berharga dari markas Manchester City setelah bermain imbang 1-1 pada lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Minggu (waktu setempat). Hasil ini menjadi laga perdana The Blues sejak ditinggal Enzo Maresca, dengan Calum McFarlane menjalani debutnya sebagai pelatih interim.
Tampil di bawah tekanan tuan rumah, Chelsea menunjukkan daya juang tinggi dan mampu mencuri gol penyeimbang di menit-menit akhir melalui Enzo Fernandez. Gol tersebut menggagalkan kemenangan Manchester City yang sebelumnya unggul lewat Tijjani Reijnders menjelang turun minum.
Jalannya Pertandingan
Manchester City membuka keunggulan tepat sebelum babak pertama berakhir. Tijjani Reijnders memanfaatkan ruang di kotak penalti Chelsea dan menuntaskan peluang dengan sepakan kaki kiri yang terukur, membuat Ederson—eh correction, Chelsea GK is Jorgensen—sorry: membuat Filip Jorgensen tak mampu menghalau bola.
Sepanjang pertandingan, City lebih dominan dalam penguasaan bola. Berdasarkan catatan statistik, tim asuhan Pep Guardiola menguasai sekitar 58 persen ball possession dan melepaskan 14 tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Chelsea berada di bawah tekanan dengan 42 persen penguasaan bola dan delapan percobaan tembakan.
Meski demikian, efektivitas Chelsea patut mendapat sorotan. Tim tamu justru menciptakan peluang-peluang paling berbahaya, dengan tiga peluang emas yang seluruhnya memaksa lini belakang City bekerja keras.
Tekanan Chelsea akhirnya berbuah hasil di menit akhir pertandingan. Enzo Fernandez memanfaatkan situasi di depan gawang dan mencocor bola dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan, sekaligus memastikan The Blues pulang dengan satu poin penting.
Racikan Interim Calum McFarlane
Calum McFarlane, yang sebelumnya menangani tim U-21 Chelsea, tidak melakukan perubahan besar dalam susunan pemain. Filip Jorgensen dipercaya mengawal gawang, sementara lini belakang diisi oleh Josh Acheampong, Trevor Chalobah, Benoît Badiashile, dan Malo Gusto.
Salah satu keputusan taktis yang kembali terlihat adalah penempatan Reece James di posisi lebih maju di sisi kanan, beroperasi sebagai gelandang kanan. Pola ini sebelumnya juga kerap digunakan pada era Maresca, dan kembali menjadi salah satu ciri permainan Chelsea di laga ini.
Di lini tengah, Enzo Fernandez dimainkan bersama Estêvão, dengan Cole Palmer dan Pedro Neto menopang João Pedro di sektor penyerangan. Alejandro Garnacho, yang sebelumnya rutin tampil sebagai starter, kali ini tidak dimainkan, sementara Liam Delap masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.
Chelsea Bangkit Pasca Kepergian Maresca
Hasil imbang ini menjadi sinyal positif bagi Chelsea setelah pergantian pelatih yang cukup mengejutkan. Klub secara resmi mengumumkan pengunduran diri Enzo Maresca pada 1 Januari 2026, menyusul meningkatnya ketegangan dengan jajaran pemilik klub.
Manajemen Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Maresca, meski sejumlah laporan menyebutkan bahwa pihak klub menilai sang pelatih masih perlu berkembang dalam aspek manajemen pemain dan komunikasi publik di level tertinggi.
Saat ini, Chelsea masih dalam proses mencari manajer permanen. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi panas Stamford Bridge, termasuk pelatih Strasbourg Liam Rosenior yang disebut-sebut sebagai kandidat terdepan, serta mantan gelandang Chelsea, Cesc Fàbregas, yang tengah mencuri perhatian lewat kiprahnya di dunia kepelatihan.
Sementara proses tersebut berjalan, hasil imbang di Etihad setidaknya memberi ruang bernapas bagi Chelsea dan menunjukkan bahwa tim masih memiliki karakter serta daya saing, meski berada dalam masa transisi kepelatihan. (wid)

4 weeks ago
39

















































