Peringati Isra Mi’raj 2026, PTPN IV Regional III Tandun Pererat Harmoni dengan Masyarakat Desa

2 weeks ago 35

Rokan Hulu (pilar.id) – Ratusan warga Desa Kasikan dan Talang Danto bersama karyawan Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional III Tandun mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut digagas oleh Majelis Taklim PTPN IV Regional III Kebun dan PKS Tandun. Acara dihadiri sekitar 400 jemaah dan menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Dr Salahudin Al Ayubi dari Pekanbaru, yang menyampaikan tausiyah seputar nilai-nilai keimanan dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Business Support Head PTPN IV, Achmedi Akbar, turut hadir dan memberikan sambutan kepada para jemaah. Dalam kesempatan tersebut, Achmedi yang baru menjabat kurang dari satu bulan memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan harapan agar masyarakat terus memberikan dukungan terhadap keberlanjutan PTPN IV Regional III, khususnya di Kebun Tandun.

Ia menegaskan bahwa PTPN IV sebagai entitas BUMN perkebunan yang telah bertransformasi selama hampir delapan tahun memiliki komitmen kuat untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

Achmedi juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kinerja dan ibadah bagi seluruh karyawan. Menurutnya, pekerjaan yang dijalankan dengan niat baik, mematuhi aturan, menjaga integritas, serta memastikan validitas data merupakan bagian dari ibadah itu sendiri. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun perusahaan yang profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Dr Salahudin Al Ayubi menekankan tiga sikap utama yang perlu dimiliki setiap insan beriman, yakni ridha atas ketetapan Allah SWT, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta rasa syukur atas setiap nikmat yang diterima. Ia mengingatkan bahwa kelapangan maupun kesempitan rezeki sama-sama merupakan ujian yang harus disikapi dengan keimanan.

Ustadz Salahudin juga menyoroti makna shalat sebagai inti dari peristiwa Isra Mi’raj. Shalat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter yang jujur, disiplin, dan amanah, termasuk dalam dunia kerja. Ia menilai kedekatan seseorang dengan nilai-nilai spiritual akan berdampak langsung pada etos kerja dan perilaku sosial.

Di hadapan karyawan PTPN IV Regional III, ia menyampaikan bahwa aktivitas bekerja di sektor perkebunan merupakan bagian dari jihad ekonomi untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Setiap hasil kerja yang dilakukan dengan niat baik dinilai memiliki nilai ibadah dan kontribusi sosial yang besar.

Kegiatan keagamaan ini juga mendapat apresiasi karena melibatkan masyarakat secara langsung. Menurut Ustadz Salahudin, sinergi antara dunia usaha dan penguatan nilai spiritual merupakan contoh positif bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pembinaan moral dan keagamaan.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh jemaah untuk menjadikan momentum ini sebagai titik hijrah dalam memperbaiki diri, memperkuat keluarga, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan berintegritas.

PTPN IV Regional III selama ini terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat desa sekitar. Selain kegiatan keagamaan umat Muslim, perusahaan juga mendukung aktivitas keagamaan umat Nasrani di Gereja Tandun serta menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang bertujuan memperkuat ketahanan dan kemandirian komunitas setempat. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |