Viral nenek bertongkat masuk rumah warga di Jatinegara

13 hours ago 13

Jakarta (ANTARA) - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang nenek bertongkat diduga masuk ke rumah warga di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, tanpa izin.

Menanggapi video tersebut, Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian itu.

"Iya, benar, terkait video viral yang berisi seorang nenek-nenek masuk rumah warga tanpa izin," kata Samsono di Jakarta, Jumat.

Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Depok dan juga dikaitkan dengan kejadian serupa di rumah milik H. Diding yang berlokasi di Jalan Cipinang Muara II, RT 013/RW 015, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Samsono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, penghuni rumah mendapati seorang nenek telah berada di dalam rumahnya tanpa izin.

Terduga pelaku diduga masuk melalui akses warung yang terhubung langsung dengan bagian dalam rumah.

Mengetahui ada orang asing di dalam rumahnya, penghuni kemudian menanyakan maksud dan tujuan nenek tersebut.

Percakapan sempat terjadi antara keduanya. Untuk memastikan kondisi rumahnya, pemilik melakukan pengecekan terhadap barang-barang di dalam rumah guna memastikan tidak ada yang hilang.

"Hasil pengecekan, tidak ada barang yang hilang," ujar Samsono.

Setelah itu, kata dia, penghuni rumah meminta nenek tersebut untuk keluar dari rumahnya. Momen kejadian itu sempat direkam dalam bentuk video dan kemudian diunggah ke media sosial hingga menjadi viral.

Baca juga: Seorang nenek curi 16 baju di Pasar Tanah Abang

Dari hasil penelusuran sementara, polisi memastikan tidak ada kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Selain itu, identitas nenek yang masuk ke rumah warga tersebut juga belum diketahui.

Sampai dengan saat ini, Samsono mengatakan belum ada laporan kehilangan dari korban terkait kejadian tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap orang asing.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap orang-orang yang tidak dikenal, serta tetap berhati-hati," ucap Samsono.

Terkait tindak lanjut, polisi menyebutkan karena tidak ada unsur kerugian atau laporan kehilangan, maka kasus tersebut belum ditingkatkan ke proses hukum.

Akan tetapi, aparat tetap membuka kemungkinan penelusuran lebih lanjut apabila ditemukan indikasi tindak pidana atau adanya laporan serupa di kemudian hari.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait akses masuk ke dalam rumah guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita imbau masyarakat saja untuk lebih peduli terhadap orang-orang yang tidak dikenal dan hati-hati," ungkap Samsono.

Baca juga: Sidang putusan anak bunuh ayah dan nenek digelar terbuka di PN Jaksel

Baca juga: Seorang nenek di Jakut ditipu hingga rugi Rp500 juta

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |