Antam Pastikan Seluruh Pekerja Selamat Usai Kemunculan Asap Beracun di Tambang Emas Pongkor

2 weeks ago 33

Bogor (pilar.id) – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memastikan seluruh pekerjanya berada dalam kondisi aman menyusul kemunculan asap berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari. Insiden tersebut sempat memicu kepanikan dan beredarnya informasi keliru di media sosial.

General Manajer PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Nilus Rahmat, menjelaskan asap terdeteksi sekitar pukul 00.30 WIB di salah satu area kerja bawah tanah pada level 700. Asap tersebut diduga berasal dari terbakarnya kayu penyangga di dalam tambang.

“Pada saat kejadian terjadi peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida atau CO hingga mencapai 1.200 ppm, jauh di atas ambang batas aman 25 ppm, sehingga kami langsung melakukan evakuasi seluruh pekerja dari area terdampak,” ujar Nilus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat saat memberikan keterangan di Koramil Nanggung, Rabu.

Ia menegaskan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban ataupun terjebak di dalam area tambang, sebagaimana isu yang sempat beredar luas.

“Seluruh karyawan Antam berada dalam kondisi aman dan aktivitas operasional perusahaan tetap dalam kondisi terkendali,” katanya.

Nilus juga membantah kabar yang menyebutkan adanya ledakan serta ratusan pekerja terjebak di dalam lubang tambang. Menurutnya, informasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman istilah teknis di pertambangan.

“Yang dimaksud itu adalah portal Level 700, bukan 700 orang. Jadi, informasi tersebut keliru,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan insiden dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), meliputi penghentian sementara aktivitas di area terdampak, pengaturan sistem ventilasi, serta isolasi lokasi hingga kadar gas kembali berada di bawah ambang batas aman.

Hingga Rabu sore, kadar gas karbon monoksida di dalam tambang dilaporkan terus mengalami penurunan. Namun demikian, tim teknis masih menunggu kondisi benar-benar aman sebelum memasuki kembali area tersebut untuk memastikan sumber asap secara pasti.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, membenarkan tidak adanya korban dari pihak Antam dalam kejadian tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, langsung turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi menyeluruh atas informasi yang beredar di masyarakat.

“Kami datang langsung ke Kecamatan Nanggung dan menggelar rapat bersama Antam, Kapolres, dan Dandim. Dari hasil verifikasi dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban,” kata Rudy.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto juga menegaskan tidak terjadi ledakan di area pertambangan emas Pongkor.

“Yang terjadi adalah asap di salah satu level pertambangan. Tidak ada ledakan dan tidak ada pekerja Antam yang menjadi korban,” ujar Wikha.

Ia menambahkan, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih menunggu kondisi kadar gas memungkinkan untuk masuk ke area tambang guna memastikan penyebab munculnya asap tersebut. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |