Bodø/Glimt Singkirkan Inter Milan dari Liga Champions 2025/26, Cetak Sejarah di San Siro

23 hours ago 13

Ringkasan Berita

  • Bodø/Glimt menang 2-1 atas Inter Milan di San Siro.
  • Agregat akhir 5-2 untuk wakil Norwegia.
  • Jens Petter Hauge dan Hakon Evjen mencetak gol penentu.
  • Inter hanya membalas lewat Alessandro Bastoni.
  • Bodø/Glimt jadi tim Norwegia pertama yang menjuarai duel gugur Liga Champions.

Milan (pilar.id) – Klub Norwegia, Bodø/Glimt, mencatatkan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Champions setelah menyingkirkan raksasa Italia, Inter Milan, pada babak playoff musim 2025/26.

Bermain di Stadion San Siro, Selasa waktu setempat, Bodø/Glimt menang 2-1 pada leg kedua dan memastikan agregat 5-2 untuk melaju ke babak 16 besar UEFA Champions League.

Kemenangan ini menjadikan Bodø/Glimt sebagai klub Norwegia pertama yang memenangi fase gugur Liga Champions.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Inter yang berstatus unggulan mencoba menekan demi mengejar ketertinggalan agregat 1-3 dari leg pertama. Namun hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Bodø/Glimt justru tampil lebih efektif. Pada menit ke-58, Jens Petter Hauge memecah kebuntuan setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Gol tersebut membuat tekanan berbalik ke kubu tuan rumah.

Inter berusaha merespons melalui sejumlah pergantian pemain pada menit ke-62, termasuk memasukkan Ange-Yoan Bonny untuk menambah daya gedor. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Inter kembali kebobolan pada menit ke-72. Håkon Evjen menyelesaikan skema serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan tim tamu.

Empat menit berselang, Alessandro Bastoni memperkecil skor menjadi 1-2 lewat situasi sepak pojok. Namun gol itu tak cukup mengubah keadaan. Hingga peluit panjang berbunyi pada menit 90+3, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Bodø/Glimt.

Catatan Sejarah dan Statistik

Keberhasilan Bodø/Glimt musim ini terbilang sensasional. Di musim debut mereka di kompetisi elite Eropa, klub asuhan Kjetil Knutsen tersebut mampu menyingkirkan tim-tim besar.

Sebelumnya, Bodø/Glimt mencatat kemenangan atas Manchester City dan Atlético Madrid di fase liga. Kemenangan agregat atas Inter—finalis musim lalu—menjadi pencapaian terbesar mereka sejauh ini.

Menurut data Opta, peluang Bodø/Glimt untuk lolos ke 16 besar sempat hanya 0,3 persen setelah meraih tiga poin dari enam laga awal fase liga. Namun kebangkitan dramatis di paruh musim mengubah segalanya.

Jens Petter Hauge kini telah mengoleksi enam gol di Liga Champions musim ini, terbanyak yang pernah dicetak pemain klub Norwegia dalam satu musim kompetisi tersebut.

Selain itu, Bodø/Glimt menjadi tim pertama dari luar lima liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Jerman, Italia, Prancis) yang mampu meraih empat kemenangan beruntun atas klub dari liga-liga tersebut sejak Ajax pada musim 1971/72.

Tantangan Berikutnya

Di babak 16 besar, Bodø/Glimt berpeluang menghadapi Manchester City atau Sporting CP. Apa pun hasil undian nanti, wakil Norwegia itu telah membuktikan diri sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan di pentas Eropa.

Sementara bagi Inter Milan, kekalahan ini menjadi pukulan telak di tengah dominasi mereka di Serie A. Harapan untuk kembali melaju jauh di Liga Champions harus pupus lebih cepat musim ini.

Bodø/Glimt kini tak lagi sekadar kuda hitam. Mereka telah menulis sejarah baru dan mengubah peta persaingan Liga Champions 2025/26. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |