Chelsea vs Leeds United: Misi The Blues Jaga Tren Sempurna di Era Liam Rosenior

2 hours ago 5

Ringkasan Berita

  • Chelsea mencatat start sempurna di Premier League sejak ditangani Liam Rosenior.
  • Leeds United datang dengan kepercayaan diri, namun punya rekor tandang buruk.
  • The Blues berpeluang memperkuat posisi di zona Liga Champions.

London (pilar.id) – Chelsea akan menjamu Leeds United pada lanjutan Premier League 2025–2026 di Stamford Bridge, Kamis (11/2/2026) pukul 02.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi The Blues untuk melanjutkan catatan sempurna mereka di liga sejak ditangani pelatih anyar, Liam Rosenior.

Sejak Rosenior mengambil alih kursi manajer, Chelsea menunjukkan kebangkitan signifikan. Klub London Barat itu selalu menang dalam empat pertandingan Premier League terakhir, sebuah kontras tajam dibandingkan periode sebelumnya ketika mereka gagal meraih kemenangan dalam lima laga beruntun. Stabilitas permainan mulai terlihat, terutama saat Chelsea berhasil melewati rangkaian derbi London dengan hasil positif.

Kemenangan atas Brentford, Crystal Palace, dan West Ham United menjadi fondasi kebangkitan tersebut, sebelum performa impresif Cole Palmer memastikan tiga poin saat menghadapi Wolverhampton Wanderers akhir pekan lalu. Hasil tersebut juga menjadi respons cepat Chelsea setelah tersingkir dari semifinal Piala Liga Inggris.

Di klasemen sementara, Chelsea kini berada di peringkat kelima, hanya terpaut satu poin dari zona empat besar. Tambahan tiga poin akan sangat krusial, tidak hanya untuk menjaga tekanan terhadap rival di atasnya, tetapi juga memperkuat peluang lolos ke Liga Champions musim depan. Selain itu, Rosenior berpeluang mencatatkan rekor pribadi dengan menyamai pencapaian manajer Chelsea terakhir yang mampu memenangi tiga laga kandang liga pertamanya, Maurizio Sarri pada 2018.

Meski demikian, Chelsea masih dibayangi catatan kurang meyakinkan pada laga tengah pekan. Dari tiga pertandingan liga yang dimainkan di pertengahan pekan musim ini, The Blues belum sekalipun meraih kemenangan, termasuk kekalahan dari Leeds di Elland Road pada pertemuan sebelumnya.

Liam RoseniorLiam Rosenior

Leeds United datang ke London dengan modal positif usai mengalahkan Nottingham Forest. Tim asuhan Daniel Farke menunjukkan respons baik setelah kekalahan telak dari Arsenal, dan performa mereka secara keseluruhan dinilai lebih stabil dibandingkan awal musim. Dari 12 pertandingan liga terakhir, Leeds hanya dua kali menelan kekalahan.

Hasil tersebut membawa Leeds menjauh dari zona degradasi dan kini menempati peringkat ke-16 klasemen. Dengan selisih enam poin dari batas aman, Leeds berupaya mencuri poin demi menjaga jarak dari ancaman degradasi di sisa musim.

Namun, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Leeds. Mereka telah kalah tujuh kali dari 12 laga tandang Premier League musim ini dan hanya mengoleksi tujuh poin. Rekor pertemuan di Stamford Bridge juga tidak berpihak kepada tim tamu, yang gagal menang dalam tujuh kunjungan liga terakhir ke markas Chelsea.

Dari sisi skuad, Chelsea masih harus kehilangan beberapa pemain akibat cedera, termasuk Jamie Gittens, Tosin Adarabioyo, dan Levi Colwill. Romeo Lavia serta Dario Essugo juga belum pulih sepenuhnya. Meski demikian, Rosenior berpeluang kembali diperkuat Reece James, sementara performa Palmer yang tengah menanjak menjadi tumpuan utama lini serang.

Leeds sendiri relatif lebih diuntungkan dalam hal kebugaran pemain. Dominic Calvert-Lewin diprediksi kembali menjadi ujung tombak, didukung sejumlah pemain yang sebelumnya sempat absen. Hanya Anton Stach yang diperkirakan masih menepi, membuat Farke memiliki banyak opsi rotasi.

Melihat performa terkini dan dominasi Chelsea di kandang dalam laga ini, The Blues lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat, Chelsea diyakini akan tampil agresif demi mengamankan tiga poin penting di Stamford Bridge. (wid/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |