West Ham United vs Manchester United: Ujian Konsistensi Dua Tim yang Bangkit di London Stadium

2 hours ago 5

Ringkasan Berita

  • West Ham dan Manchester United sama-sama menunjukkan kebangkitan performa.
  • Man United memburu kemenangan kelima beruntun demi mengamankan posisi empat besar.
  • West Ham berupaya menjauh dari zona degradasi dengan tren positif dalam beberapa laga terakhir.

London (pilar.id) – West Ham United akan menjamu Manchester United dalam lanjutan Premier League 2025–2026 di London Stadium, Kamis (11/2/2026) pukul 03.15 WIB. Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang tengah mengalami peningkatan performa signifikan dan sama-sama membawa misi penting di papan klasemen.

West Ham datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan 2-0 atas Burnley akhir pekan lalu. Hasil tersebut menjadi kemenangan keempat dalam lima laga terakhir Liga Inggris bagi tim asuhan Nuno Espirito Santo, sekaligus memperbesar peluang mereka keluar dari zona degradasi.

Gol cepat Crysencio Summerville dan kontribusi penyerang anyar Taty Castellanos menjadi pembeda dalam laga tersebut. Rentetan hasil positif ini membawa West Ham kini hanya terpaut tiga poin dari Nottingham Forest, meski masih berada di peringkat ke-18. Performa tersebut menandai kebangkitan signifikan, mengingat The Hammers hanya mencatat sedikit kemenangan pada paruh awal musim.

Namun demikian, konsistensi di kandang masih menjadi pekerjaan rumah West Ham. Statistik menunjukkan mereka hanya meraih satu kemenangan dari 16 laga kandang terakhir melawan tim Premier League musim lalu. Meski begitu, catatan pertemuan dengan Manchester United di London Stadium memberi harapan, setelah West Ham memenangi tiga laga kandang terakhir kontra Setan Merah.

Di sisi lain, Manchester United tiba di London dengan modal sangat impresif. Tim asuhan Michael Carrick sukses menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0 di Old Trafford, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan menjadi empat laga beruntun di Premier League sejak pergantian pelatih.

Kebangkitan United di bawah Carrick terlihat jelas dari efektivitas lini serang. Setan Merah selalu mencetak minimal dua gol dalam setiap pertandingan sejak ditangani mantan gelandang mereka tersebut. Secara keseluruhan, Manchester United telah mencetak gol dalam 14 laga beruntun di semua kompetisi dan hanya sekali kalah dalam sembilan laga tandang terakhir.

Saat ini, Manchester United kokoh di peringkat keempat klasemen sementara. Mereka unggul atas Chelsea dan Liverpool, serta memangkas jarak dengan Aston Villa di posisi ketiga menjadi hanya tiga poin. Kemenangan di London Stadium akan semakin memperkuat posisi United dalam persaingan menuju Liga Champions musim depan.

Dari sisi pemain, Manchester United masih harus kehilangan Patrick Dorgu dan Matthijs de Ligt karena cedera, sementara Mason Mount belum siap kembali. Kendati demikian, Carrick diperkirakan tidak akan banyak melakukan rotasi mengingat jadwal yang relatif bersahabat tanpa kompetisi Eropa.

Sorotan juga tertuju pada Bruno Fernandes, yang kini telah terlibat langsung dalam 200 gol Manchester United. Gelandang asal Portugal itu hanya membutuhkan satu assist tandang lagi untuk memecahkan rekor klub dalam satu musim Premier League, menyamai catatan Ryan Giggs.

West Ham sendiri masih kehilangan Jean-Clair Todibo akibat skorsing dan kiper senior Lukasz Fabianski yang mengalami cedera punggung. Absennya Todibo membuka peluang bagi Axel Disasi untuk kembali mengisi lini belakang setelah debut positifnya kontra Burnley. Kapten tim Jarrod Bowen juga diharapkan menjadi ancaman utama, mengingat rekam jejaknya yang cukup baik saat menghadapi Manchester United.

Dengan kedua tim sama-sama berada dalam momentum positif, laga ini diprediksi berlangsung ketat. West Ham akan berupaya memaksimalkan dukungan publik London Stadium, namun konsistensi permainan menyerang dan ketajaman lini depan Manchester United membuat tim tamu lebih diunggulkan untuk melanjutkan tren kemenangan mereka. (wid)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |