Dewa United Siap Hadapi Manila Digger di Perempat Final AFC Challenge League, Ricky Kambuaya: Tim Sudah Matang

10 hours ago 8

Ringkasan Berita

  • Dewa United menghadapi Manila Digger pada leg pertama perempat final AFC Challenge League.
  • Kapten tim Ricky Kambuaya menegaskan skuad sudah siap secara teknis dan mental.
  • Tim telah berada di Manila selama dua hari untuk beradaptasi dengan lapangan sintetis.
  • Pelatih Jan Olde Riekerink mempelajari gaya permainan lawan yang dipengaruhi karakter sepak bola Afrika.
  • Dukungan masyarakat Indonesia di Manila diharapkan menambah motivasi tim.

Manila (pilar.id) – Klub Indonesia Dewa United FC menatap laga penting di ajang AFC Challenge League dengan penuh optimisme. Tim berjuluk Banten Warriors itu akan menghadapi Manila Digger FC pada leg pertama babak perempat final yang digelar di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/3) malam.

Skuad Dewa United datang dengan persiapan matang dan menargetkan hasil maksimal pada laga tandang tersebut sebagai modal menghadapi leg kedua.

Ricky Kambuaya Pastikan Tim Siap Tempur

Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya, menegaskan bahwa seluruh pemain telah menjalani persiapan intensif menjelang pertandingan penting ini. Ia menyebut tim berada dalam kondisi siap untuk memberikan performa terbaik di lapangan.

Menurut Ricky, pertandingan perempat final menjadi momen krusial bagi Dewa United untuk menunjukkan kualitas mereka di level Asia. Ia juga menyoroti faktor lapangan sintetis di stadion yang akan digunakan sebagai venue pertandingan.

Bagi Ricky, kondisi tersebut bukanlah hal baru. Pengalaman sebelumnya bermain di lapangan serupa membuatnya cukup percaya diri bahwa tim dapat beradaptasi dengan baik.

Dukungan Diaspora Indonesia di Manila

Selain aspek teknis, Ricky juga menyoroti pentingnya dukungan suporter di stadion. Ia berharap kehadiran masyarakat Indonesia yang tinggal di Manila dapat memberikan dorongan moral bagi para pemain.

Kehadiran pendukung dari Tanah Air diyakini akan menjadi energi tambahan bagi skuad Banten Warriors dalam menghadapi tekanan pertandingan tandang di kompetisi Asia.

Menurut Ricky, dukungan tersebut dapat menjadi faktor penting untuk meningkatkan motivasi pemain selama pertandingan berlangsung.

Jan Olde Riekerink Siapkan Strategi Khusus

Di sisi lain, pelatih kepala Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa timnya memiliki target besar di turnamen ini. Ia menyatakan bahwa setiap tim yang berpartisipasi di sebuah kompetisi tentu memiliki ambisi untuk melangkah sejauh mungkin hingga meraih gelar juara.

Riekerink mengungkapkan bahwa Dewa United telah berada di Manila selama dua hari untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan sintetis yang berbeda dari biasanya.

Selain adaptasi teknis, ia juga mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi karakter permainan Manila Digger.

Pengalaman Riekerink melatih di Afrika Selatan sebelumnya membantu dirinya memahami gaya permainan tim yang memiliki banyak pemain berlatar belakang Afrika, termasuk yang berasal dari Gambia.

Menurutnya, tim-tim dengan karakter tersebut biasanya memiliki identitas permainan yang kuat, sehingga penting bagi Dewa United untuk membaca kekuatan sekaligus celah permainan lawan.

Laga Penentu Menuju Semifinal

Pertandingan antara Dewa United dan Manila Digger akan dimainkan dalam format dua leg. Hasil pada laga pertama di Manila menjadi sangat penting sebagai modal menghadapi pertandingan berikutnya.

Jika mampu meraih hasil positif di kandang lawan, peluang Dewa United untuk melangkah ke semifinal AFC Challenge League akan semakin terbuka.

Bagi Banten Warriors, laga ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa klub Indonesia mampu bersaing di panggung sepak bola Asia. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |