DNA Rilis Album Perdana OURORA; Berisi 18 Lagu, Tampilkan Eksplorasi Musik di Luar Indo Bounce

6 hours ago 10

Jakarta (pilar.id) – Duo DJ dan produser musik elektronik Indonesia, DNA yang beranggotakan JayJax dan Mister Aloy, resmi memperkenalkan album perdana bertajuk OURORA; sebagai tonggak baru perjalanan musikal mereka. Album yang dijadwalkan rilis pada 3 Juli 2026 ini menghadirkan 18 lagu dengan durasi total hampir dua jam dan menjadi karya paling ambisius sejak DNA memulai karier.

Selama ini DNA dikenal melalui karakter musik Indo Bounce dan breakbeat yang kuat di berbagai panggung hiburan malam. Namun melalui OURORA;, keduanya memperluas eksplorasi musikal dengan menghadirkan beragam warna seperti techno, trap, dirty dutch, drum and bass, future house, hingga hip-hop.

Album tersebut bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan menjadi representasi identitas musikal DNA yang selama ini belum sepenuhnya terlihat di balik penampilan mereka sebagai DJ.

Menurut Mister Aloy, proses penyusunan album dimulai sejak September 2023. Selama hampir tiga tahun, DNA secara bertahap memperkenalkan sejumlah single sebagai pengantar menuju perilisan album penuh.

Strategi tersebut dilakukan untuk mengenalkan arah baru musik DNA kepada pendengar sekaligus membangun pemahaman bahwa duo ini memiliki karakter yang lebih luas dibanding musik yang biasa mereka bawakan di klub.

Eksplorasi Genre dan Kolaborasi dengan Sejumlah Musisi

OURORA; menghadirkan kolaborasi dengan sejumlah musisi lintas karakter, mulai dari PARKZ, QG, SYEQY, INDAHKUS hingga YB atau Reza Oktavian.

Album dibuka melalui trek Who tf are we, sebuah pembuka yang memperkenalkan perjalanan DNA sebelum berlanjut ke Quest of The Sea, lagu trap yang mengingatkan pada akar musikal mereka saat memulai karier.

Perjalanan musikal kemudian berkembang melalui Two Heads yang memadukan trap dan techno, sebelum memasuki PAIN, kolaborasi pertama bersama PARKZ yang menghadirkan nuansa emo dan punk dalam balutan musik elektronik.

Nuansa album kemudian berganti melalui lOst Together, yang menjadi pengalaman baru bagi Mister Aloy sebagai penulis lirik. Setelah itu hadir lagu Cowok Red Flag bersama QG yang menggabungkan hip-hop dengan sentuhan dangdut pada bagian drop.

Pendengar juga akan menemukan kembali lagu-lagu yang telah lebih dahulu dirilis, seperti Love Ya bersama SYEQY dan Second Choice yang menggandeng INDAHKUS.

Menjelang akhir album, DNA menghadirkan beberapa komposisi yang semakin personal, termasuk Don’t Talk To Me yang menjadi penampilan vokal penuh pertama Mister Aloy sepanjang karier bermusiknya.

Puncaknya berada pada lagu penutup Anomali, hasil kolaborasi bersama YB atau Reza Oktavian. Lagu tersebut menjadi karya pertama YB yang seluruh liriknya menggunakan Bahasa Indonesia, dipadukan dengan unsur trap, breakbeat serta sentuhan instrumen tradisional seperti suling khas Jawa Timur.

JayJax menjelaskan bahwa OURORA; merupakan impian yang akhirnya berhasil diwujudkan sebagai album penuh pertama mereka. Ia menilai komposisi lagu dalam album tersebut berhasil menjaga keseimbangan antara karya yang mudah diterima pasar dan idealisme musikal yang selama ini ingin mereka tampilkan.

Visual Album hingga Persiapan Indonesia Tour

Selain menawarkan eksplorasi audio, OURORA; juga dibangun sebagai pengalaman visual yang saling terhubung.

Ilustrasi sampul album dikerjakan oleh Elsha Graciella dengan menghadirkan metafora perjalanan DNA menuju cita-cita mereka di industri musik. Berbagai elemen visual seperti matahari terbit, kawanan burung, kabel listrik yang semrawut hingga pantulan air tenang menggambarkan perjalanan, tantangan, serta harapan duo tersebut sejak awal berkarier.

Mister Aloy menjelaskan bahwa keseluruhan konsep visual tidak hanya merepresentasikan dirinya dan JayJax, tetapi juga seluruh tim yang telah mendukung perjalanan DNA hingga mampu menghasilkan album perdana ini.

Sebelum perilisan resmi, DNA juga menggelar Press Conference & Exclusive Listening Party pada 1 Juli 2026 di Jakarta. Acara tersebut menghadirkan media, penggemar terpilih, serta penampilan khusus yang memberikan gambaran konsep konser dalam rangkaian Indonesia Tour mendatang.

Sebagai bagian dari peluncuran album, DNA turut memperkenalkan lini merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan sejumlah brand. Koleksi tersebut meliputi kaus, bandana, gantungan kunci, dan berbagai aksesori lain yang mengusung identitas visual OURORA;.

Melalui album ini, DNA berharap para pendengar dapat mengenal sisi musikal mereka secara lebih utuh. Meski tetap menghargai identitas sebagai duo DJ yang dikenal lewat breakbeat dan Indo Bounce, JayJax dan Mister Aloy ingin membawa audiens menikmati spektrum musik elektronik yang lebih luas melalui karya-karya orisinal dalam OURORA;. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |