Hitachi Vantara Perluas Kapabilitas AI untuk Dorong Implementasi Agentic AI yang Aman di Perusahaan

7 hours ago 4

Ringkasan Berita

  • Hitachi Vantara meluncurkan peningkatan besar pada portofolio Hitachi iQ.
  • Fokus pada pengembangan agentic AI berbasis on-premise yang aman dan terkelola.
  • Integrasi teknologi NVIDIA memperkuat performa komputasi AI.
  • Fitur baru memungkinkan koordinasi multi-agent dan orkestrasi data lebih efisien.
  • Hanya 42% organisasi di Amerika Utara tergolong matang dalam pengelolaan data.
  • Transformasi AI Enterprise Masuk Fase Produksi

Singapura (pilar.id) – Perusahaan teknologi global, Hitachi Vantara, mengumumkan peningkatan signifikan pada portofolio Hitachi iQ guna membantu perusahaan mengadopsi teknologi agentic AI secara lebih aman dan terukur.

Pengumuman ini disampaikan pada 19 Maret 2026 di Singapura, menandai langkah strategis dalam menjawab tantangan implementasi AI di level produksi, terutama terkait kompleksitas data, keamanan, dan tata kelola.

Kesenjangan Kematangan Data Masih Jadi Tantangan

Dalam fase transisi dari eksperimen ke implementasi AI skala besar, banyak organisasi menghadapi kendala mendasar. Data menunjukkan hanya 42% perusahaan di Amerika Utara yang memiliki tingkat kematangan data yang baik.

Menariknya, sekitar 84% organisasi dengan fondasi data kuat mampu meraih return on investment (ROI) dari AI, jauh lebih tinggi dibandingkan 48% pada organisasi dengan pengelolaan data lemah.

Hal ini menegaskan pentingnya integrasi antara infrastruktur AI dan manajemen data yang solid sebagai faktor pembeda utama dalam adopsi AI modern.

Peningkatan Infrastruktur Berbasis NVIDIA

Dalam pembaruan terbaru, Hitachi iQ kini mendukung berbagai teknologi GPU canggih dari NVIDIA, termasuk:

  • NVIDIA Blackwell GPU
  • NVIDIA Blackwell Ultra GPU
  • NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition
  • Rencana dukungan NVIDIA RTX PRO 4500

Teknologi ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan AI, mulai dari pengembangan model hingga aplikasi agentic AI yang kompleks.

Selain itu, sistem berbasis NVIDIA MGX memungkinkan fleksibilitas dalam pengelolaan daya, pendinginan, dan ruang, sehingga sesuai dengan kebutuhan enterprise modern.

Hitachi iQ Studio: Orkestrasi Multi-Agent yang Lebih Canggih

Komponen perangkat lunak utama, Hitachi iQ Studio, kini dilengkapi kemampuan koordinasi multi-agent yang lebih terstruktur.

Model ini membagi peran AI menjadi:

  • Supervisor agent: mengatur dan mengawasi alur kerja
  • Worker agent: menjalankan tugas spesifik

Pendekatan ini memungkinkan otomatisasi proses kompleks dengan tetap menjaga transparansi dan kontrol.

Selain itu, dukungan terhadap model AI seperti NVIDIA Nemotron memperkuat kemampuan sistem dalam menjalankan tugas berbasis bahasa dan pengambilan keputusan.

Fitur tambahan seperti “time machine” memungkinkan AI mengakses dan memahami data historis secara kontekstual, meningkatkan akurasi analisis terutama untuk sektor yang bergantung pada data jangka panjang.

Integrasi Data Lebih Dalam dan Efisien

Melalui kolaborasi dengan Hammerspace, Hitachi iQ menghadirkan integrasi data yang lebih efisien tanpa perlu memindahkan data dari sumbernya.

Dengan menggunakan Model Context Protocol (MCP), sistem AI dapat:

  • Mengakses data secara langsung dan aman
  • Mengelola data terdistribusi
  • Meningkatkan observabilitas data

Pendekatan ini juga memastikan data tetap berada dalam sistem yang terkelola seperti VSP One, sehingga menjaga keamanan dan ketersediaan hingga 100%.

Menuju Infrastruktur AI yang Siap Produksi

Chief Product Officer Hitachi Vantara, Octavian Tanase, menekankan bahwa percepatan adopsi AI seringkali tidak diimbangi kesiapan data.

Sementara itu, perwakilan NVIDIA, Jason Hardy, menyebut bahwa kombinasi antara komputasi akseleratif, perangkat lunak konsisten, dan data terpercaya menjadi fondasi penting dalam skala AI enterprise.

Akan Dipamerkan di NVIDIA GTC 2026

Inovasi terbaru ini akan dipresentasikan dalam ajang NVIDIA GTC 2026 yang berlangsung pada 16–19 Maret 2026 di San Jose, Amerika Serikat.

Acara ini menjadi panggung bagi berbagai inovasi AI global dan peluang eksplorasi teknologi terbaru bagi pelaku industri.

Dengan pembaruan ini, Hitachi Vantara memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi AI enterprise yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga keamanan, tata kelola, dan integrasi data.

Langkah ini menjadi krusial di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk mengoperasikan AI secara mandiri di lingkungan mereka sendiri, terutama dalam menghadapi tantangan regulasi dan kedaulatan data. (usm)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |