Ringkasan Berita
- Pelatih Roma Gian Piero Gasperini menggelar konferensi pers jelang laga Bologna vs Roma di babak 16 besar Liga Europa.
- Kondisi Mario Hermoso masih dipantau karena minim sesi latihan setelah pemulihan cedera.
- Roma menghadapi jadwal padat, namun Gasperini menegaskan setiap pertandingan tetap menjadi prioritas.
- Kedalaman skuad lini depan berkurang setelah sejumlah pemain absen dari paruh pertama musim.
- Donyell Malen menjadi tumpuan utama di lini serang Roma.
- Gasperini juga menyoroti tantangan yang dihadapi klub-klub Italia dalam kompetisi Eropa.
Bologna (pilar.id) – Roma bersiap menghadapi laga penting melawan Bologna pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Menjelang pertandingan tersebut, pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menggelar konferensi pers untuk membahas kondisi skuad, strategi tim, serta pandangannya mengenai performa sepak bola Italia di kompetisi Eropa.
Pertandingan ini dipandang sebagai salah satu laga krusial bagi Roma dalam upaya melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa musim ini. Gasperini menegaskan bahwa timnya akan fokus menghadapi setiap pertandingan secara maksimal tanpa membuat perhitungan terlalu jauh ke depan.
Kondisi Pemain dan Peluang Tampil Mario Hermoso
Salah satu sorotan utama adalah kondisi bek Roma, Mario Hermoso. Gasperini menjelaskan bahwa pemain tersebut masih dalam tahap pemulihan dan belum mengikuti banyak sesi latihan bersama tim.
Menurutnya, keputusan apakah Hermoso akan dimainkan atau tidak baru akan ditentukan mendekati pertandingan. Meski demikian, peluang untuk tampil tetap terbuka, baik sebagai starter dengan kemungkinan diganti di tengah pertandingan maupun sebagai pemain pengganti.
Situasi tersebut mencerminkan pendekatan hati-hati dari staf pelatih dalam mengelola kebugaran pemain, terutama mengingat padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani Roma dalam beberapa pekan ke depan.
Fokus pada Setiap Pertandingan
Roma dijadwalkan menjalani rangkaian pertandingan penting dalam waktu berdekatan, termasuk laga liga domestik melawan Como dan Lecce setelah pertandingan Liga Europa.
Namun Gasperini menegaskan bahwa timnya tidak akan melakukan kalkulasi berlebihan terkait rotasi atau prioritas kompetisi. Baginya, setiap pertandingan memiliki arti penting baik di kompetisi Eropa maupun di liga domestik.
Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi performa tim dalam periode krusial musim ini.
Performa Lorenzo Pellegrini dan Masa Depan Kontrak
Gasperini juga menanggapi pertanyaan mengenai kondisi kapten tim, Lorenzo Pellegrini, serta spekulasi terkait masa depan kontraknya di klub.
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah performa tim di lapangan. Pembahasan mengenai kontrak baru belum menjadi prioritas karena Roma sedang menghadapi fase penting musim kompetisi.
Menurut Gasperini, naik turunnya performa pemain merupakan hal yang wajar dalam sepak bola dan tidak hanya dialami oleh Pellegrini saja.
Masalah Kedalaman Skuad Lini Depan
Roma juga menghadapi tantangan dalam hal kedalaman skuad, khususnya di lini serang. Sejumlah pemain seperti Artem Dovbyk, Evan Ferguson, Paulo Dybala, Tommaso Baldanzi, dan Matías Soulé tidak tersedia dibandingkan paruh pertama musim.
Kondisi tersebut membuat pemain seperti Donyell Malen menjadi tumpuan utama di lini depan. Gasperini menilai kehadiran Malen memberikan nilai tambah bagi tim, meskipun keterbatasan pilihan pemain tetap menjadi tantangan.
Roma juga berupaya mengintegrasikan pemain baru seperti Bryan Zaragoza yang baru bergabung pada bursa transfer Januari. Gasperini menilai proses adaptasi pemain yang datang di tengah musim biasanya membutuhkan waktu lebih lama.
Tantangan Sepak Bola Italia di Kompetisi Eropa
Selain membahas timnya, Gasperini juga menyinggung performa klub-klub Italia di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai bahwa hasil yang diraih klub Italia dalam turnamen seperti Liga Champions dan Liga Europa menunjukkan adanya tantangan struktural dalam sepak bola Italia. Dalam dua dekade terakhir, klub-klub Italia relatif jarang meraih gelar di kompetisi tersebut.
Menurut Gasperini, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan taktik di lapangan, tetapi juga berhubungan dengan sistem pembinaan pemain muda serta cara klub membangun skuad.
Karena itu, ia menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh agar sepak bola Italia dapat kembali bersaing secara konsisten di level Eropa.
Rotasi Pemain di Tengah Jadwal Padat
Dengan jadwal pertandingan yang padat, Gasperini mengakui bahwa rotasi pemain menjadi kebutuhan penting bagi Roma.
Namun keterbatasan opsi di lini depan membuat tim harus memaksimalkan pemain yang tersedia. Selain Malen, Roma juga memiliki beberapa pemain muda yang mulai mendapatkan kesempatan bermain, meski sebagian masih dalam tahap adaptasi di level tertinggi.
Gasperini menegaskan bahwa tim akan berusaha mengelola kondisi pemain sebaik mungkin agar tetap kompetitif di setiap pertandingan. (wid/hdl)

4 hours ago
4

















































