Kriminal kemarin, penyitaan obat keras hingga kondisi Andrie Yunus

13 hours ago 12

Jakarta (ANTARA) - Sederet peristiwa kriminal terjadi di Jakarta pada Selasa (28/4), mulai dari penyitaan puluhan ribu obat keras di wilayah Jakarta Timur sepanjang 2026 hingga kondisi terkini aktivis KontraS Andrie Yunus.

Simak kembali rangkaian berita berikut ini:

1. Polisi sita 10.375 butir obat keras di Jaktim sepanjang 2026

Jakarta (ANTARA) - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) menyita 10.375 butir obat keras atau obat daftar G dari hasil pengungkapan kasus selama Januari-April 2026.

"Berdasarkan data yang kami miliki, jumlah barang bukti obat-obatan yang berhasil diamankan sebanyak 10.375 butir," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur Kompol Dedi Herdiana saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa.

Baca selengkapnya di sini

2. Polisi usut jaringan komplotan pelaku curanmor di Grogol Petamburan

Jakarta (ANTARA) - Polisi mengusut jaringan komplotan dari seorang pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di kawasan Jalan Tanjung Palapa, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (25/4) lalu.

"Sekarang masih kami periksa pelaku. Ada indikasi dia ini telah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor dengan jaringan komplotannya," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Baca selengkapnya di sini

3. Andrie Yunus berangsur pulih usai jalani perawatan intensif

Jakarta (ANTARA) - Kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (28), dikatakan mulai berangsur pulih setelah menjalani perawatan intensif usai menjadi korban penyiraman air keras.

"Andrie sudah menjalani rangkaian operasi yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Alhamdulillah Puji Tuhan, kondisinya sekarang sudah membaik," kata Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya di Mbloc Space, Jakarta, Selasa.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |