Ringkasan Berita
- Lufthansa membuka rute nonstop Kuala Lumpur–Frankfurt mulai 25 Oktober 2026.
- Penerbangan tersedia lima kali seminggu sepanjang tahun.
- Dioperasikan dengan Boeing 787 berkapasitas 287 kursi dan kabin Allegris.
- Malaysia menjadi destinasi strategis wisata dan bisnis di Asia Tenggara.
- Lufthansa menjadi satu-satunya maskapai dari pasar utama grup yang terbang nonstop ke Malaysia.
Jakarta (pilar.id) – Maskapai asal Jerman, Lufthansa, resmi meluncurkan rute nonstop yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Frankfurt. Penerbangan ini akan mulai beroperasi pada 25 Oktober 2026 dan tersedia lima kali dalam sepekan sepanjang tahun, yakni setiap hari kecuali Selasa dan Kamis.
Langkah ini memperkuat jaringan Lufthansa di Asia Tenggara sekaligus menandai fokus ekspansi maskapai di kawasan dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang pesat.
Jadwal dan Konektivitas Global
Penerbangan dengan nomor LH 704 dijadwalkan lepas landas dari Frankfurt pukul 21.30 waktu setempat dan tiba di Kuala Lumpur pada pukul 16.40 keesokan harinya. Sementara penerbangan kembali, LH 705, berangkat pukul 23.55 dari Kuala Lumpur dan mendarat di Frankfurt pada pukul 06.00 pagi hari berikutnya.
Jadwal tersebut dirancang untuk terintegrasi dengan jaringan global Lufthansa dari Frankfurt, salah satu hub utama Eropa, sehingga memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di Amerika Utara, Eropa, hingga Timur Tengah.
Gunakan Boeing 787 dengan Kabin Allegris
Rute ini akan dioperasikan menggunakan pesawat generasi terbaru, Boeing 787, yang dikenal efisien dalam konsumsi bahan bakar dan ramah lingkungan. Pesawat ini memiliki 287 kursi dalam tiga kelas layanan dan dilengkapi kabin inovatif Allegris yang menawarkan peningkatan kenyamanan bagi penumpang bisnis maupun wisata.
CEO Lufthansa Airlines, Jens Ritter, menegaskan bahwa pembukaan rute ini menjadi bagian dari strategi maskapai untuk menangkap pertumbuhan pasar Asia Tenggara. Ia juga menyebut penggunaan Dreamliner terbaru dan kabin Allegris sebagai bentuk komitmen Lufthansa dalam menghadirkan pengalaman perjalanan premium.
Malaysia: Destinasi Wisata dan Bisnis Strategis
Malaysia tercatat sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta wisatawan. Kombinasi keragaman budaya, kekayaan alam, dan nilai sejarah menjadikan negara ini destinasi favorit bagi wisatawan global.
Di sisi lain, hubungan ekonomi Malaysia dan Jerman juga semakin kuat. Jerman merupakan mitra dagang utama Malaysia di Uni Eropa, dengan lebih dari 700 perusahaan Jerman beroperasi di negara tersebut. Kondisi ini menciptakan permintaan tinggi untuk perjalanan bisnis antara kedua negara.
Dari pasar domestik utama Lufthansa Group—Jerman, Austria, Swiss, Belgia, dan Italia—Lufthansa akan menjadi satu-satunya maskapai yang menawarkan penerbangan nonstop ke Malaysia. Dengan tambahan Kuala Lumpur, destinasi ini menjadi yang ketiga di Asia Tenggara dalam jaringan Lufthansa Group, setelah Bangkok, Singapura, dan Phuket.
Kinerja dan Skala Lufthansa Group
Sebagai grup aviasi global, Lufthansa Group mempekerjakan lebih dari 100.000 karyawan dari 164 negara. Pada tahun buku 2024, grup ini membukukan pendapatan sebesar 37,6 miliar euro. Segmen utama bisnisnya adalah maskapai penumpang, disertai lini logistik serta perawatan dan perbaikan pesawat (MRO).
Ekspansi ke Kuala Lumpur dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang Lufthansa Group dalam memperkuat posisi di pasar Asia Pasifik yang terus tumbuh. (ret/hdl)

10 hours ago
5

















































