Newcastle Bidik Tiket 16 Besar Liga Champions di St James’ Park, Eddie Howe: Waspadai Qarabag!

6 hours ago 4

Ringkasan Berita

  • Newcastle unggul modal hasil positif dari leg pertama di Baku.
  • Eddie Howe menegaskan tak ada ruang untuk rasa puas diri.
  • Qarabag dinilai memiliki pemain berbahaya yang patut diwaspadai.
  • Jadwal padat dan dominasi laga tandang jadi tantangan tersendiri.
  • Dukungan suporter di St James’ Park diyakini jadi energi tambahan.

Newcastle upon Tyne (pilar.id) – Manajer Newcastle United, Eddie Howe, menegaskan timnya tak boleh lengah saat menghadapi Qarabag FK pada leg kedua playoff fase gugur Liga Champions UEFA di St James’ Park.

Bermain di kandang sendiri, Newcastle membawa modal positif usai meraih hasil memuaskan pada leg pertama di Baku, Azerbaijan. Namun Howe mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai dan fokus penuh dibutuhkan untuk memastikan langkah ke babak 16 besar.

Fokus Tanpa Rasa Puas Diri

Howe menyebut performa timnya di Azerbaijan layak diapresiasi, tetapi belum cukup untuk menjamin kelolosan. Ia menilai Qarabag tetap memiliki potensi ancaman, terutama melalui pemain-pemain yang musim ini sempat merepotkan sejumlah klub Premier League.

Pelatih asal Inggris itu menekankan pentingnya mengontrol permainan sekaligus menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit. Menurutnya, laga fase gugur Liga Champions menuntut konsistensi level permainan tertinggi tanpa celah.

Howe juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih Qarabag, Gurban Gurbanov, beserta timnya yang telah memberikan perlawanan sengit di leg pertama.

Tantangan Jadwal Padat

Newcastle memasuki laga ini setelah melewati periode berat dengan tujuh dari delapan pertandingan terakhir dimainkan di luar kandang. Intensitas perjalanan dan waktu pemulihan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi skuad The Magpies.

Meski demikian, Howe melihat respons positif dari timnya. Setelah sempat kalah dari Brentford, Newcastle bangkit dengan tiga kemenangan tandang beruntun di tiga kompetisi berbeda, termasuk saat menghadapi Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan Qarabag.

Dalam periode tersebut, sejumlah pemain pelapis mampu tampil maksimal saat beberapa pemain inti absen. Howe menilai kedalaman skuad menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing tim.

Performa Kompetitif dan Dukungan Suporter

Newcastle juga menunjukkan daya saing tinggi saat menghadapi Manchester City akhir pekan lalu. Meski tidak meraih hasil sempurna, performa tim dinilai kompetitif hingga menit akhir pertandingan.

Howe memberikan apresiasi khusus kepada para suporter yang tetap memberikan dukungan penuh, termasuk saat menjalani perjalanan panjang ke Azerbaijan pada leg pertama. Atmosfer St James’ Park di laga kandang Eropa diyakini akan menjadi dorongan tambahan bagi tim.

Menurut Howe, ambisi Newcastle di Liga Champions tidak berhenti di babak playoff. Ia menargetkan perjalanan sejauh mungkin di kompetisi elite Eropa tersebut.

Peluang ke Babak 16 Besar

Dengan keunggulan agregat dan dukungan publik sendiri, Newcastle berada di posisi lebih menguntungkan. Namun pengalaman di kompetisi Eropa menunjukkan bahwa situasi bisa berubah cepat jika konsentrasi menurun.

Kunci laga diprediksi terletak pada kemampuan Newcastle mengendalikan tempo dan meredam transisi cepat Qarabag. Jika mampu mempertahankan intensitas dan disiplin, The Magpies berpeluang besar mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.

Laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian konsistensi dan mentalitas bagi Newcastle dalam upaya menegaskan status mereka di panggung Eropa. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |