Program Cekeli PLTU Cilacap: Ribuan Warga Dapat Cek Kesehatan Gratis dan Edukasi Pencegahan Penyakit

2 hours ago 5

Ringkasan Berita

  • PT Sumber Segara Primadaya melalui PLTU Cilacap menjalankan program Cek Kesehatan Keliling (Cekeli) sejak 2016.
  • Program ini memberikan layanan cek kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi masyarakat desa binaan di Kabupaten Cilacap.
  • Setiap tahun lebih dari 2.000 warga mengikuti layanan ini, dengan total belasan ribu penerima manfaat sejak pertama digelar.
  • Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi dokter.
  • Program juga memberikan edukasi tentang pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.
  • Hipertensi dan kolesterol tinggi menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan.
  • Program Cekeli merupakan bagian dari komitmen CSR perusahaan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar.

Cilacap (pilar.id) – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin masih menjadi tantangan, terutama di wilayah pedesaan. Banyak warga baru memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan ketika keluhan sudah cukup berat, sehingga risiko komplikasi penyakit menjadi lebih tinggi.

Untuk menjawab persoalan tersebut, PT Sumber Segara Primadaya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menghadirkan Program Cek Kesehatan Keliling (Cekeli). Program yang dijalankan oleh pengelola PLTU Cilacap ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus edukasi kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Program ini telah berjalan sejak 2016 dan dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali di sejumlah desa binaan perusahaan.

Menjangkau Ribuan Warga Desa Binaan

Kegiatan Cekeli dilaksanakan di enam titik pelayanan yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Menganti, Desa Karangkandri, dan Desa Slarang di Kabupaten Cilacap.

Setiap tahun, lebih dari 2.000 warga mendapatkan manfaat dari program ini. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 2.354 warga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Secara kumulatif sejak pertama kali digelar pada 2016, program ini telah menjangkau belasan ribu masyarakat di wilayah sekitar operasional PLTU Cilacap.

Manager LK3 & CSR PT S2P, Zam Zam Nurjaman, menjelaskan bahwa program Cekeli tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan sesaat, tetapi juga bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Menurutnya, edukasi menjadi bagian penting agar masyarakat mampu menjaga kesehatannya secara mandiri dan berkelanjutan.

Layanan Terbuka untuk Semua Kelompok Usia

Program Cekeli dirancang agar dapat diakses oleh seluruh kelompok masyarakat, mulai dari balita hingga lanjut usia.

Mekanisme pendaftaran pun dibuat sederhana. Informasi jadwal kegiatan disampaikan melalui perangkat desa, kemudian warga cukup datang ke lokasi pelayanan sesuai jadwal dengan membawa kartu identitas.

Setelah melakukan pendaftaran, peserta akan menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi:

  • Pemeriksaan tekanan darah
  • Cek gula darah
  • Pemeriksaan kolesterol
  • Tes asam urat
  • Konsultasi dan pemeriksaan umum oleh dokter

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi tertentu, warga akan mendapatkan obat atau vitamin sesuai kebutuhan. Jika ditemukan indikasi penyakit yang memerlukan penanganan lebih lanjut, peserta akan diberikan rujukan untuk melanjutkan pemeriksaan melalui fasilitas kesehatan terdekat atau memanfaatkan layanan BPJS.

Edukasi Kesehatan Jadi Bagian Utama Program

Keunikan program Cekeli tidak hanya terletak pada layanan medis gratis, tetapi juga pendekatan edukatif yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat.

Dalam setiap kegiatan, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai berbagai topik kesehatan, mulai dari pencegahan penyakit, pola hidup bersih dan sehat, hingga pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

Materi edukasi disampaikan secara praktis oleh tenaga medis dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan yang paling banyak ditemukan di lapangan.

Pendekatan ini juga bersifat interaktif. Warga dapat berdiskusi langsung dengan dokter dan tenaga kesehatan, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan secara lebih personal.

Kolaborasi dengan Fasilitas Kesehatan Lokal

Pelaksanaan program Cekeli melibatkan sekitar 20 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga medis pendukung.

Untuk memastikan kualitas pelayanan, PT S2P bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Kesugihan 2 serta Klinik Brayan Sehat.

Kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program kesehatan tersebut.

Selain itu, pemerintah desa turut berperan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan lokasi layanan serta membantu koordinasi masyarakat.

Hipertensi dan Kolesterol Tinggi Paling Banyak Ditemukan

Berdasarkan hasil pemeriksaan selama beberapa tahun terakhir, dua kondisi kesehatan yang paling sering ditemukan dalam program ini adalah hipertensi dan kolesterol tinggi.

Menariknya, tidak sedikit warga yang sebelumnya merasa sehat baru mengetahui kondisi tekanan darahnya tinggi setelah mengikuti pemeriksaan dalam program Cekeli.

Temuan tersebut menjadi indikator penting bahwa deteksi dini dapat membantu mencegah risiko komplikasi penyakit yang lebih serius.

Selain itu, terlihat pula peningkatan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Kelompok lanjut usia menjadi salah satu peserta paling konsisten hadir di setiap pelaksanaan program.

Komitmen Jangka Panjang untuk Kesehatan Masyarakat

Bagi PT S2P, program Cekeli merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui pendekatan edukasi preventif dan deteksi dini penyakit, perusahaan berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Ke depan, perusahaan berencana terus mengembangkan program-program kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat desa binaan melalui kolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan setempat.

Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi preventif, diyakini dapat menjadi fondasi penting dalam membangun komunitas yang lebih sehat dan tangguh. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |