Ringkasan Berita
- Arsenal melakukan empat perubahan dari laga terakhir melawan Everton.
- Leandro Trossard kembali sebagai starter usai pulih dari cedera.
- Kai Havertz memulai laga dari bangku cadangan.
- Jurrien Timber dan Martin Odegaard dipastikan absen.
- Arsenal tetap mengandalkan Viktor Gyokeres di lini depan.
London (pilar.id) – Pelatih Mikel Arteta melakukan empat perubahan dalam susunan pemain Arsenal saat menghadapi Bayer Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA, Rabu (18/3) dini hari WIB di Emirates Stadium.
Perubahan ini dilakukan setelah kemenangan atas Everton di kompetisi domestik, sekaligus sebagai bagian dari strategi menghadapi laga krusial penentuan tiket perempat final.
Trossard Kembali, Havertz Jadi Opsi Cadangan
Salah satu perubahan penting adalah kembalinya Leandro Trossard ke starting XI setelah pulih dari cedera pinggul. Ia langsung mengisi lini serang bersama Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres.
Sementara itu, Kai Havertz—yang mencetak gol penyeimbang di leg pertama—memulai laga dari bangku cadangan. Jika dimainkan, laga ini akan menjadi penampilan ke-100 Havertz bersama Arsenal.
Keputusan ini menunjukkan pendekatan taktis Arteta yang mengutamakan keseimbangan dan fleksibilitas serangan.
Perubahan di Lini Belakang dan Absennya Pemain Kunci
Di sektor pertahanan, Ben White kembali menjadi starter menggantikan Jurrien Timber yang absen karena cedera.
Selain itu, Piero Hincapie dipercaya mengisi posisi bek kiri, menggantikan Riccardo Calafiori.
Arsenal juga dipastikan kehilangan Martin Odegaard yang masih mengalami cedera lutut, sebuah kehilangan signifikan di lini tengah.
Susunan Pemain Resmi
Arsenal:
Raya; White, Saliba, Gabriel, Hincapie; Zubimendi, Rice; Eze, Saka, Trossard; Gyokeres
Cadangan: Arrizabalaga, Ranson, Mosquera, Jesus, Martinelli, Norgaard, Madueke, Havertz, Calafiori, Lewis-Skelly, Dowman
Fokus Arteta: Lupakan Masa Lalu, Tatap Laga Krusial
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Arteta menegaskan bahwa timnya harus fokus penuh pada laga ini, meski baru saja meraih hasil positif di liga domestik.
Ia juga menilai Bayer Leverkusen sebagai tim dengan struktur permainan yang jelas dan kualitas individu yang kuat, sehingga Arsenal perlu tampil lebih efektif dibanding leg pertama.
Arteta turut menyoroti pentingnya dukungan suporter di Emirates Stadium, yang dinilai mampu meningkatkan performa tim secara signifikan dalam momen-momen krusial.
Data dan Fakta Menarik
- Arsenal tidak terkalahkan dalam 6 laga kandang terakhir di semua kompetisi.
- Mereka mencatat 4 clean sheet dalam 5 pertandingan terakhir.
- Bayer Leverkusen hanya kalah 1 kali dari 14 laga terakhir, namun sering bermain imbang.
- Leg pertama berakhir 1-1, membuat Arsenal sedikit diunggulkan karena bermain di kandang.
Analisis: Fleksibilitas Jadi Kunci Arsenal
Rotasi yang dilakukan Arteta menunjukkan kedalaman skuad Arsenal yang semakin matang. Kembalinya Trossard memberikan variasi serangan, sementara kehadiran Havertz sebagai supersub bisa menjadi pembeda di babak kedua.
Namun, absennya Odegaard tetap menjadi tantangan tersendiri dalam kreativitas lini tengah.
Di sisi lain, Leverkusen diprediksi tetap mengandalkan organisasi permainan dan serangan balik cepat, seperti yang mereka tunjukkan di leg pertama.
Dengan kombinasi rotasi pemain, dukungan kandang, serta momentum positif, Arsenal berada dalam posisi yang cukup ideal untuk mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions.
Namun, konsistensi Bayer Leverkusen yang sulit dikalahkan membuat laga ini tetap terbuka dan berpotensi berlangsung ketat hingga menit akhir. (wid/hdl)

1 day ago
12

















































