Ringkasan Berita
- Torino FC vs Parma Calcio 1913 digelar Sabtu (14/3) pukul 02.45 WIB di Turin.
- Pelatih Parma Carlos Cuesta menargetkan konsistensi permainan untuk meraih poin.
- Torino kini dilatih Roberto D’Aversa, yang membawa dinamika baru dalam tim.
- Benjamin Cremaschi dinilai menjadi contoh mentalitas kerja keras bagi skuad Parma.
- Parma kehilangan Adrian Bernabé, sementara beberapa pemain masih dalam pemulihan.
- Duel lini tengah dan transisi cepat diprediksi menjadi kunci penentu hasil pertandingan.
Turin (pilar.id) – Pertandingan Torino FC melawan Parma Calcio 1913 akan menjadi salah satu laga menarik dalam lanjutan Serie A musim ini. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (14/3) pukul 02.45 WIB di Stadio Olimpico Grande Torino, Turin, Italia.
Menjelang laga tandang ini, pelatih Parma Carlos Cuesta menegaskan timnya membidik konsistensi performa untuk meraih poin penting di markas Torino.
Parma Fokus Menjaga Konsistensi
Menurut Cuesta, seluruh tim menyadari pentingnya menjaga stabilitas performa di fase krusial musim ini. Parma dinilai telah menunjukkan sejumlah aspek permainan yang positif, namun masih membutuhkan kerja keras dan kedisiplinan untuk mempertahankan performa tersebut secara konsisten.
Cuesta menekankan pentingnya kerja kolektif, kerendahan hati, serta semangat pengorbanan di dalam tim agar Parma mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
Pelatih asal Spanyol itu juga memperkirakan pertandingan melawan Torino akan berlangsung sulit mengingat kekuatan lawan serta perubahan dinamika tim setelah pergantian pelatih.
Torino di Bawah Roberto D’Aversa
Torino kini ditangani oleh Roberto D’Aversa, pelatih yang memiliki sejarah kuat bersama Parma. Pergantian pelatih ini dinilai membawa pendekatan baru bagi tim tuan rumah.
Cuesta menyebut Torino sebagai tim yang memiliki gaya bermain langsung dan agresif, yang berpotensi menyulitkan Parma jika tidak mampu mengontrol tempo pertandingan.
Karena itu, Parma berupaya memaksimalkan kekuatan tim sendiri serta mengembangkan beberapa aspek permainan agar mampu mengarahkan jalannya pertandingan sesuai rencana.
Benjamin Cremaschi Jadi Contoh Mentalitas Tim
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Cuesta juga menyoroti perkembangan Benjamin Cremaschi yang dinilai menjadi contoh positif bagi skuad Parma.
Gelandang muda tersebut dikenal memiliki fleksibilitas posisi, termasuk pengalaman bermain sebagai wing-back. Menurut Cuesta, Cremaschi menunjukkan perkembangan signifikan setelah mendapatkan kesempatan bermain.
Kerja keras serta kesiapan pemain tersebut untuk membantu tim di berbagai posisi dianggap mencerminkan mentalitas yang diinginkan dalam skuad Parma.
Kondisi Skuad Parma Jelang Laga
Menjelang pertandingan di Turin, Parma tidak dapat menurunkan Adrian Bernabé yang masih absen karena kondisi fisik. Selain itu, Valentin Mihăilă Frigan dan Pontus Almqvist masih menjalani program pemulihan secara terpisah.
Namun Parma mendapatkan tambahan kekuatan dengan kembalinya Lautaro Valenti dari hukuman larangan bermain.
Cuesta juga memanggil pemain muda Mena Martinez dari tim Primavera untuk melengkapi skuad yang akan bertandang ke Turin.
Untuk posisi penjaga gawang, pilihan akan ditentukan antara Zion Suzuki atau Edoardo Corvi, dengan satu pemain menjadi starter dan dua lainnya disiapkan di bangku cadangan.
Kunci Laga: Duel Fisik dan Transisi Cepat
Cuesta memperkirakan pertandingan akan dipenuhi duel ketat terutama di sektor tengah. Parma harus mampu menjaga organisasi permainan sekaligus memanfaatkan ruang yang muncul ketika menguasai bola.
Selain itu, transisi dari menyerang ke bertahan menjadi aspek penting agar tim tidak mudah kebobolan saat kehilangan bola.
Pelatih Parma menilai kemenangan dalam duel individu serta dominasi di area penalti menjadi faktor utama yang sering menentukan hasil pertandingan di level tertinggi.
Fokus pada Target Jangka Pendek
Dalam menghadapi sisa musim, Cuesta menegaskan bahwa Parma tidak ingin terlalu jauh memikirkan klasemen akhir. Fokus utama tim adalah memaksimalkan setiap pertandingan yang ada.
Pendekatan tersebut diyakini dapat membantu tim tetap fokus dan meningkatkan peluang meraih hasil positif secara bertahap.
Parma pun datang ke Turin dengan target utama membawa pulang poin dari markas Torino dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit. (wid/hdl)

1 day ago
12

















































