Jakarta (pilar.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima bantuan lima unit Transjakarta Cares dari Yayasan Persatuan Masyarakat Indonesia Tionghoa Peduli Bencana (Permata). Tambahan armada tersebut ditujukan untuk memperluas akses transportasi publik bagi penyandang disabilitas di Jakarta.
Serah terima lima kendaraan berlangsung di Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) Astra, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Bantuan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara Yayasan Permata dan PT Transportasi Jakarta dalam memperkuat layanan transportasi yang inklusif.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Permata atas dukungan yang diberikan. Menurut dia, tambahan armada menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap Transjakarta sebagai salah satu tulang punggung transportasi publik di Jakarta.
Rano menilai keberadaan armada tambahan tersebut dapat memperluas jangkauan layanan Transjakarta Cares sekaligus mendukung kebijakan Pemprov DKI untuk menyediakan sistem transportasi yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Penguatan layanan tersebut juga berlangsung di tengah perluasan jaringan Transjakarta menuju wilayah penyangga melalui layanan Transjabodetabek. Perluasan jaringan tersebut diarahkan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat dari Bogor, Depok, dan Bekasi serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
Menurut Rano, peningkatan akses transportasi bagi penyandang disabilitas perlu berjalan seiring dengan pengembangan jaringan transportasi publik secara keseluruhan. Dengan bertambahnya armada Transjakarta Cares, mobilitas warga disabilitas diharapkan semakin mudah dan menjangkau lebih banyak tujuan.
Transjakarta Cares Layani Puluhan Ribu Pelanggan
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza menjelaskan, Transjakarta Cares telah beroperasi sejak Oktober 2016 sebagai layanan khusus yang membantu mobilitas penyandang disabilitas.
Dalam perkembangannya, layanan tersebut telah melayani puluhan ribu pelanggan. Sepanjang 2025, Transjakarta Cares didukung 15 unit kendaraan dan mencatat 71.598 pelanggan, atau meningkat sekitar 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap layanan transportasi yang mudah diakses penyandang disabilitas terus berkembang. Karena itu, bantuan lima unit kendaraan dari Yayasan Permata dinilai tidak sekadar menambah jumlah armada, tetapi juga memperluas kesempatan warga disabilitas untuk melakukan aktivitas secara lebih mandiri.
Penambahan armada diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan Transjakarta Cares sekaligus memberikan pilihan mobilitas yang lebih aman dan nyaman bagi pelanggan yang membutuhkan layanan khusus.
Welfizon mengatakan dukungan Yayasan Permata juga menjadi bagian dari kolaborasi yang lebih luas dengan Transjakarta. Kemitraan tersebut mencakup penataan Halte Wira di Jalan Prof. Dr. Supomo melalui skema naming rights.
Revitalisasi halte diarahkan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman, hijau, serta ramah terhadap penyandang disabilitas. Dengan demikian, kolaborasi tidak hanya berfokus pada penambahan armada, tetapi juga menyentuh peningkatan kualitas infrastruktur transportasi publik.
Kolaborasi BUMD dan Lembaga Sosial
Perwakilan Yayasan Permata Haris Candra mengatakan bantuan lima unit Transjakarta Cares merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam kegiatan kemanusiaan dan penguatan kesetaraan akses bagi masyarakat.
Yayasan Permata telah menjalankan kegiatan sosial selama 21 tahun, termasuk aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Dukungan terhadap Transjakarta Cares menjadi salah satu bentuk kontribusi lembaga tersebut dalam memperluas akses mobilitas bagi penyandang disabilitas.
Haris berharap kolaborasi dengan Transjakarta dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Jakarta sekaligus mendorong keterlibatan lebih banyak pihak dalam menciptakan layanan publik yang inklusif.
Kolaborasi antara Pemprov DKI, Transjakarta, dan Yayasan Permata tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan transportasi publik tidak hanya berkaitan dengan penambahan jaringan dan armada reguler. Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem transportasi yang inklusif.
Dengan tambahan lima unit Transjakarta Cares, layanan khusus bagi penyandang disabilitas memiliki dukungan armada yang lebih besar. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kemandirian mobilitas warga sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik Jakarta yang semakin mudah diakses semua kalangan. (usm/hdl)

4 hours ago
6
































