Polisi: Identitas pelaku pembunuhan di Cikeas sudah diketahui

9 hours ago 9

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menyebutkan identitas para terduga pelaku pembunuhan yang jenazahnya ditemukan di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (25/3) malam, sudah diketahui (termonitor).

"Tim dari Polres Metro Jakarta Timur, Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait tentang identitas para pelaku. Sudah termonitor dan akan dilakukan penangkapan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Budi juga menyampaikan bahwa penyidik sedang mengkonstruksikan peristiwa tersebut menggali dari beberapa saksi-saksi termasuk pendalaman terkait tentang keluarga.

"Dari kapan yang bersangkutan meninggalkan rumah, hilang, sampai dengan ditemukan jenazah. Nah, ini kami mohon waktu kepada rekan-rekan sekalian nanti akan kami sampaikan update ataupun secara rilis," katanya.

Polisi mengungkap kronologi kejadian hingga proses penanganan perkara kasus penemuan jasad pria yang terkubur sedalam tiga meter di kawasan Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah terkubur dengan kedalaman sekitar tiga meter di wilayah Cikeas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis (26/3).

Korban diketahui bernama Alfin Maksalmina Windian (28), warga Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Korban lahir di Jakarta pada 18 April 1998.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Rabu (25/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, waktu kejadian diperkirakan terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Ini kronologi penemuan jasad pria terkubur 3 meter di Cikeas

Baca juga: Polisi ungkap motif pembunuh yang sembunyikan mayat di "freezer"

Penemuan jasad korban tersebut dilakukan oleh tim Resmob Polda Metro Jaya setelah melakukan serangkaian penyelidikan terkait laporan yang masuk.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut serta autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |