Ringkasan Berita
- Luciano Spalletti dan Weston McKennie waspadai atmosfer panas Istanbul.
- Juventus menghadapi Galatasaray di leg pertama playoff Liga Champions.
- McKennie menegaskan fokus penuh pada pertandingan, bukan kontrak.
- Spalletti ingin timnya tahan tekanan dan kuasai permainan lewat penguasaan bola.
- Kondisi Khephren Thuram masih dalam evaluasi jelang laga krusial.
Istanbul (pilar.id) – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan besar saat bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama playoff Liga Champions, Selasa (kick-off 18.45 CET).
Dalam konferensi pers pra-pertandingan (MD-1), Spalletti didampingi gelandang Weston McKennie. Keduanya sepakat bahwa laga di Istanbul akan berlangsung intens dengan atmosfer yang sulit.
McKennie: Fokus Penuh ke Laga Penting
Weston McKennie menegaskan bahwa pertandingan ini memiliki arti besar bagi Juventus. Ia menyebut klub sebesar Juventus selalu memiliki target untuk menang, terlebih di kompetisi Eropa.
Gelandang asal Amerika Serikat itu juga menepis spekulasi soal kontraknya. Ia menekankan fokusnya sepenuhnya tertuju pada pertandingan, sementara urusan lain diserahkan kepada agennya.
McKennie mengakui pengalaman bermain di Istanbul sebelumnya membuatnya memahami betapa fanatiknya dukungan suporter tuan rumah. Ia memprediksi tekanan dari tribun akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu.
Spalletti: Tidak Ada Ruang untuk Ragu
Spalletti memilih tidak membahas lebih jauh kontroversi yang terjadi dalam laga terakhir melawan Inter di Serie A. Ia menilai fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada duel dua leg melawan Galatasaray.
Menurutnya, pertandingan fase gugur tidak memberi ruang untuk kesalahan kecil. Setiap momen dapat dimanfaatkan lawan, terutama dalam atmosfer stadion yang penuh tekanan.
Spalletti mengaku bangga dengan respons tim saat menghadapi Inter meski harus bermain dalam situasi sulit. Ia ingin semangat dan mentalitas serupa ditunjukkan di Istanbul.
Pelatih berpengalaman itu menekankan pentingnya mengendalikan permainan melalui penguasaan bola. Juventus diharapkan mampu menahan agresivitas awal Galatasaray dan membangun serangan dari lini belakang untuk menembus tekanan pertama lawan.
Kondisi Skuad dan Evaluasi Thuram
Spalletti juga menyampaikan bahwa kondisi sejumlah pemain masih dipantau, termasuk Khephren Thuram. Evaluasi akhir akan dilakukan menjelang pertandingan untuk memastikan kesiapan fisik para pemain.
Juventus datang ke laga ini dengan tekad membalikkan tren kurang positif di fase gugur Eropa. Dalam beberapa musim terakhir, Bianconeri kerap tersingkir di babak eliminasi.
Sebaliknya, Galatasaray memiliki rekor kandang impresif dan dikenal agresif sejak menit awal. Situasi ini membuat duel leg pertama diprediksi berlangsung panas, baik di lapangan maupun di tribun.
Laga Penentu Momentum
Bagi Spalletti, pertandingan seperti ini bisa menjadi titik balik musim. Ia menilai timnya tidak perlu menaikkan ekspektasi secara berlebihan, tetapi harus membuktikan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi Eropa.
Juventus menargetkan hasil positif sebagai modal menuju leg kedua. Sementara Galatasaray berambisi memanfaatkan dukungan publik Istanbul untuk mengamankan keunggulan awal.
Pertandingan ini diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik di fase playoff Liga Champions pekan ini. (mad/hdl)

10 hours ago
7

















































