Jakarta (pilar.id) – AirAsia memperluas konektivitas internasional dengan menjalin kemitraan codeshare pertama bersama Pegasus Airlines, maskapai berbiaya rendah terbesar di Türkiye. Kerja sama ini membuka akses perjalanan yang lebih terintegrasi bagi wisatawan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menuju berbagai destinasi di Eropa melalui Istanbul.
Kemitraan tersebut menghubungkan jaringan AirAsia di ASEAN dan Asia dengan jaringan Pegasus Airlines yang berpusat di Bandara Istanbul Sabiha Gökçen. Bagi wisatawan Indonesia, skema ini memberikan alternatif perjalanan ke Eropa dengan memanfaatkan penerbangan Indonesia AirAsia menuju Kuala Lumpur sebelum melanjutkan perjalanan melalui jaringan gabungan kedua maskapai.
Pada tahap awal, konektivitas codeshare AirAsia dan Pegasus mencakup lima destinasi Eropa, yakni Stansted di London, Vnukovo di Moskow, Esenboga di Ankara, Zurich di Swiss, dan Athena di Yunani.
Para penumpang dapat melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur menuju destinasi tersebut melalui Istanbul. Kerja sama ini menjadi bagian dari rencana pengembangan jaringan yang secara bertahap akan membuka akses ke lebih dari 100 rute antara Asia dan Eropa melalui jaringan gabungan AirAsia dan Pegasus.
Untuk mendukung konektivitas tersebut, AirAsia X juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan langsung rute Kuala Lumpur–Istanbul (KUL–SAW) dari empat kali menjadi tujuh kali dalam sepekan mulai Februari 2027.
Rute tersebut telah menghubungkan Asia Tenggara dengan Istanbul sejak November 2025. Dengan penambahan frekuensi penerbangan, penumpang mendapatkan lebih banyak pilihan waktu perjalanan sekaligus peluang koneksi yang lebih fleksibel menuju berbagai kota di Eropa.
Salah satu keunggulan dari skema codeshare ini adalah pengalaman perjalanan yang lebih terintegrasi. Penumpang dapat melakukan perjalanan melalui satu pemesanan, sementara bagasi dapat diteruskan hingga destinasi akhir.
Selama transit di Istanbul, penumpang juga tidak perlu melakukan proses check-in ulang ataupun mengambil dan memasukkan kembali bagasi untuk melanjutkan penerbangan ke tujuan berikutnya, sehingga proses perpindahan penerbangan menjadi lebih praktis.
Bagi wisatawan Indonesia, skema tersebut memberikan jalur alternatif menuju Eropa dengan memanfaatkan jaringan AirAsia dari Indonesia ke Kuala Lumpur. Setelah tiba di Kuala Lumpur, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Istanbul dan kemudian ke sejumlah destinasi Eropa yang masuk dalam jaringan codeshare.
Kerja sama ini sekaligus memperkuat posisi Istanbul sebagai titik penghubung perjalanan antara Asia dan Eropa. Dari sisi AirAsia, jaringan yang sebelumnya kuat di ASEAN dan Asia kini memperoleh akses yang lebih luas ke pasar Eropa melalui jaringan Pegasus.
Group CEO AirAsia Group, Bo Lingam, menyebut kemitraan dengan Pegasus sebagai tonggak penting dalam pengembangan AirAsia dari maskapai LCC yang berbasis di ASEAN menjadi jaringan perjalanan dengan jangkauan global.
Menurut dia, penggabungan jaringan AirAsia di Asia dengan jaringan Pegasus di Eropa melalui Istanbul akan memperluas pilihan perjalanan bagi penumpang dengan tetap mempertahankan pendekatan tarif terjangkau.
Sementara itu, CEO Pegasus Airlines Güliz Öztürk menilai Bandara Istanbul Sabiha Gökçen memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara Eropa dan Asia. Kemitraan dengan AirAsia memberikan kesempatan bagi penumpang Eropa untuk menjangkau Kuala Lumpur dan kemudian melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi Asia-Pasifik melalui jaringan AirAsia.
Sebaliknya, wisatawan Asia Tenggara memperoleh akses yang lebih mudah menuju Türkiye dan sejumlah destinasi Eropa yang dilayani Pegasus.
Dari arah sebaliknya, konektivitas tersebut juga memungkinkan wisatawan Eropa terbang melalui Istanbul menuju Kuala Lumpur sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan jaringan Fly-Thru AirAsia ke berbagai destinasi di ASEAN, Asia, dan Australia.
Jaringan tersebut mencakup destinasi di Indonesia, Filipina, Thailand, Tiongkok, Vietnam, dan sejumlah negara lainnya. Dengan demikian, kemitraan tidak hanya memperluas akses wisatawan Asia menuju Eropa, tetapi juga membuka jalur bagi wisatawan Eropa untuk menjelajahi destinasi wisata dan bisnis di Asia Tenggara.
Untuk merayakan kerja sama tersebut, AirAsia menghadirkan tarif promosi terbatas bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur menuju lima destinasi Eropa melalui Istanbul Sabiha Gökçen.
Tarif dari Kuala Lumpur tersedia mulai RM799 all-in sekali jalan, sedangkan perjalanan dari Eropa menuju Kuala Lumpur ditawarkan mulai USD199 sekali jalan dari Esenboga (Ankara), Vnukovo (Moskow), Athena, dan Zurich. Untuk rute dari Stansted, London, tarif tersedia mulai USD299 sekali jalan.
Promo tersebut tersedia melalui platform AirAsia MOVE pada 2–6 September 2026, dengan periode perjalanan mulai dari tanggal pemesanan hingga 27 Maret 2027. Tarif promo bersifat terbatas dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Bagi pasar Indonesia, penguatan konektivitas Kuala Lumpur–Istanbul menjadi elemen penting karena Kuala Lumpur selama ini merupakan salah satu titik jaringan utama AirAsia di kawasan. Dengan integrasi jaringan tersebut, perjalanan dari Indonesia menuju Eropa berpotensi menjadi lebih sederhana karena penumpang dapat memanfaatkan koneksi melalui Kuala Lumpur dan Istanbul dalam satu rangkaian perjalanan.
Kemitraan codeshare AirAsia dan Pegasus pada akhirnya tidak hanya memperluas pilihan destinasi, tetapi juga menandai langkah strategis AirAsia dalam membangun jaringan internasional yang lebih terintegrasi. Dengan Istanbul sebagai penghubung, wisatawan Asia Tenggara mendapatkan akses yang semakin luas ke Eropa, sementara wisatawan Eropa memperoleh jalur yang lebih mudah menuju Indonesia dan berbagai destinasi Asia-Pasifik. (ret/hdl)

1 day ago
12












































