Ringkasan Berita
- RSUD R.A Basoeni Mojokerto menggelar bakti sosial di Pondok 99 Kemlagi.
- Bantuan yang disalurkan berupa obat-obatan, sembako, dan pakaian layak pakai.
- Kegiatan menjadi bagian peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto dan HUT ke-21 RSUD R.A Basoeni.
- Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengapresiasi kegiatan sosial tersebut.
- Gus Barra menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis.
Mojokerto (pilar.id) – RSUD R.A Basoeni menyalurkan bantuan sosial kepada warga penghuni Pondok 99 Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Rabu (13/5) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto sekaligus Hari Ulang Tahun ke-21 RSUD R.A Basoeni tahun 2026.
Bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, paket sembako, hingga pakaian layak pakai bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial rumah sakit kepada masyarakat sekitar.
Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
Kegiatan bakti sosial itu tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.
Direktur dan jajaran RSUD R.A Basoeni bersama sejumlah perangkat daerah turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para tenaga kesehatan di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, bakti sosial yang dilakukan RSUD R.A Basoeni mencerminkan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Mojokerto.
Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, menilai kegiatan sosial seperti ini penting untuk terus dijaga karena mampu memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Pelayanan Kesehatan Harus Humanis
Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga mengedepankan empati kepada masyarakat.
Menurutnya, layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus diberikan secara profesional, cepat, dan humanis. Karena itu, ia berharap seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Mojokerto terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sektor kesehatan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pendekatan pelayanan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Bagian dari Peringatan Hari Jadi Mojokerto
Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu agenda sosial dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733. Momentum tersebut dimanfaatkan berbagai instansi daerah untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Selain memperingati hari jadi daerah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-21 RSUD R.A Basoeni sebagai rumah sakit daerah yang selama ini menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan utama di Mojokerto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Kemlagi, Kepala Desa Pandankrajan, serta Pengasuh Pondok 99 Kemlagi.
Dengan adanya kegiatan sosial tersebut, pemerintah daerah berharap kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan masyarakat dapat terus terjalin guna memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. (tin)

4 hours ago
7
















































