Jakarta (pilar.id) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar BCA Wealth Summit 2026 sebagai forum edukasi finansial untuk membantu masyarakat dan nasabah mempersiapkan masa depan di tengah dinamika ekonomi dan risiko global yang semakin kompleks.
Mengusung tema “Guard Your Future, Lead What’s Next”, BCA Wealth Summit 2026 akan membahas berbagai aspek pengelolaan keuangan, mulai dari perkembangan ekonomi dan pasar keuangan, strategi investasi, pengelolaan kekayaan, hingga proteksi kesehatan sebagai bagian dari perencanaan finansial jangka panjang.
BCA Wealth Summit 2026 diselenggarakan secara hybrid. Sesi luring berlangsung pada 16-17 September 2026 dan diperuntukkan bagi nasabah undangan. Sementara sesi daring dapat diikuti masyarakat luas dan nasabah BCA pada 18 September hingga 2 Oktober 2026 melalui platform digital BCA Wealth Summit.
Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan forum tersebut dirancang untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai perubahan lanskap keuangan yang dapat memengaruhi perencanaan finansial. Menurut dia, pemahaman terhadap kondisi pasar, investasi, proteksi aset dan risiko kesehatan semakin penting ketika ketidakpastian global terus berkembang.
BCA, lanjut Haryanto, ingin menempatkan ketahanan finansial sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai perubahan. Karena itu, edukasi dalam BCA Wealth Summit tidak hanya berfokus pada bagaimana mengembangkan aset, tetapi juga bagaimana melindungi dan mempersiapkan keberlanjutan kekayaan untuk masa depan.
Dalam penyelenggaraan luring, BCA menghadirkan rangkaian konferensi dan talkshow yang membahas kondisi ekonomi terkini, volatilitas pasar, tren investasi serta perkembangan teknologi. Forum tersebut juga akan menghadirkan dua mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, yakni Marty Natalegawa dan Retno Marsudi.
Kehadiran kedua tokoh tersebut akan memberikan perspektif mengenai geopolitik, kepemimpinan dan dinamika global yang relevan dengan kondisi ketidakpastian saat ini. Perspektif tersebut diharapkan membantu peserta melihat perubahan ekonomi dan dunia secara lebih luas ketika menentukan strategi finansial.
Selain isu ekonomi dan geopolitik, BCA Wealth Summit 2026 turut mengangkat tema pengelolaan kekayaan dan wealth transfer. Materi tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami pentingnya menyiapkan proses pengelolaan dan pewarisan aset kepada generasi penerus secara terencana.
Aspek kesehatan juga menjadi bagian dari pembahasan. BCA menilai kesehatan fisik dan ketahanan finansial memiliki keterkaitan dalam perencanaan masa depan. Risiko kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi keuangan karena itu menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan dalam strategi proteksi jangka panjang.
Selama dua hari sesi luring, nasabah tidak hanya mengikuti konferensi dan talkshow. Mereka juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung dengan para ahli serta membangun jejaring melalui sesi networking.
Sementara itu, rangkaian daring BCA Wealth Summit 2026 menawarkan sejumlah aktivitas edukatif yang dapat diakses lebih luas. Salah satunya berupa podcast dengan berbagai topik finansial yang dirancang untuk memberikan wawasan praktis kepada masyarakat.
Peserta juga dapat mengikuti financial readiness test untuk mengenali kesiapan kondisi finansial dalam menghadapi berbagai potensi risiko. Fitur tersebut menjadi salah satu pendekatan BCA untuk mendorong masyarakat melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan masing-masing.
Bagi masyarakat umum dan nasabah BCA, tersedia pula aktivitas Wealth Conquest. Peserta dapat mengumpulkan poin melalui berbagai misi, sementara nasabah BCA juga dapat memperoleh poin dari transaksi atau produk tertentu. Poin yang terkumpul memberikan kesempatan untuk mendapatkan hadiah yang disediakan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Haryanto mengatakan BCA Wealth Summit 2026 merupakan bagian dari upaya BCA meningkatkan literasi dan kesiapan finansial masyarakat. Pendekatan yang dibangun mencakup tiga aspek utama, yakni membangun kekayaan, melindungi aset dan memastikan kekayaan dapat diteruskan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, BCA berharap masyarakat semakin mampu mengambil keputusan finansial berdasarkan informasi dan pertimbangan yang matang. Edukasi dinilai penting agar strategi investasi maupun proteksi tidak hanya berorientasi pada kondisi saat ini, tetapi juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko di masa depan.
BCA juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan solusi dan layanan wealth management yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Pendampingan tersebut diarahkan agar nasabah memiliki kesiapan menghadapi perubahan dalam berbagai fase perjalanan finansial sekaligus mampu menjaga keberlanjutan aset yang telah dibangun. (ret/hdl)

18 hours ago
14













































