RUPSLB Elnusa 2026 Ubah Susunan Direksi, Setyo Sapto Edi dan Linda Delina Ditunjuk

18 hours ago 17

Jakarta (pilar.id) – PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, mengubah susunan jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 yang digelar Rabu (9/9/2026).

RUPSLB menetapkan Setyo Sapto Edi sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Linda Delina sebagai Direktur SDM & Umum. Keduanya menggantikan Arief Prasetyo Handoyo dan Hera Handayani yang sebelumnya menduduki masing-masing posisi tersebut.

Perubahan susunan pengurus Elnusa berlaku efektif sejak RUPSLB ditutup dengan tetap mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan perubahan kepengurusan merupakan bagian dari mekanisme tata kelola perusahaan terbuka dan pelaksanaan hak pemegang saham. Menurut dia, pergantian jajaran direksi tidak mengubah arah strategis maupun komitmen Perseroan dalam menjaga kesinambungan bisnis.

Rustam menegaskan Elnusa tetap menjalankan strategi yang telah ditetapkan dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas. Perseroan juga memastikan pelayanan kepada pelanggan serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham tetap menjadi perhatian.

Perubahan pengurus tersebut berlangsung di tengah upaya Elnusa memperkuat fundamental bisnis dan kapabilitas organisasi. Dalam Public Expose pada 7 September 2026, Perseroan menyampaikan strategi bisnis yang bertumpu pada operational excellence, cost leadership, penguatan teknologi dan inovasi, serta optimalisasi sinergi dan solusi terintegrasi.

Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan. Elnusa juga menempatkan penguatan sinergi antarkelompok usaha sebagai salah satu instrumen untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan dan pemegang saham.

Dari sisi tata kelola, Elnusa menyatakan terus memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Penguatan dilakukan melalui mekanisme pengawasan, manajemen risiko, kepatuhan, keterbukaan informasi dan sistem pengendalian internal yang mendukung proses pengambilan keputusan secara prudent.

Komitmen tersebut antara lain tercermin dari capaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebesar 96,66 dengan predikat “Very Good”. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penerapan praktik tata kelola perusahaan di Elnusa.

Setelah keputusan RUPSLB 2026, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Elnusa Tbk adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Purwadi Arianto
Komisaris: Vitri Cahyaningsih Mallarangeng
Komisaris Independen: Abdul Hakim
Komisaris Independen: Farazandi Fidinansyah

Direksi

Direktur Utama: Litta Indriya Ariesca
Direktur Keuangan: Nelwin Aldriansyah
Direktur Operasi: Andri Haribowo
Direktur Pengembangan Usaha: Setyo Sapto Edi
Direktur SDM & Umum: Linda Delina

Elnusa juga menyampaikan apresiasi kepada Arief Prasetyo Handoyo dan Hera Handayani atas kontribusi selama menjalankan amanah sebagai anggota Direksi. Perseroan menilai peran keduanya turut mendukung penguatan kapabilitas organisasi dan pengembangan bisnis Elnusa.

Dengan komposisi pengurus baru tersebut, Elnusa akan melanjutkan agenda penguatan operasional, pengembangan bisnis, sumber daya manusia, teknologi dan inovasi. Perseroan juga akan mempertahankan sinergi di seluruh Elnusa Group sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pertumbuhan.

Pergantian pengurus dinilai menjadi bagian dari dinamika organisasi yang perlu dikelola secara terukur. Elnusa menegaskan seluruh proses transformasi dan perubahan organisasi akan tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Ke depan, Perseroan menargetkan penguatan fundamental dan disiplin eksekusi dapat berjalan beriringan dengan penerapan tata kelola yang konsisten. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Elnusa untuk menjaga kepentingan perusahaan dan pemegang saham sekaligus mendukung kontribusinya terhadap kemandirian serta ketahanan energi nasional. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |