Jakarta (pilar.id) – PT Bank Central Asia Tbk kembali meluncurkan program Genera-Z Berbakti 2026 sebagai upaya mendorong peran aktif mahasiswa dalam pembangunan masyarakat melalui inovasi dan pengabdian langsung di desa wisata binaan. Program ini membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengimplementasikan ide kreatif melalui kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau program serupa.
Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia menilai mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang adaptif terhadap teknologi dan mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan sosial.
Genera-Z Berbakti pertama kali digelar pada 2025 dan berhasil menarik ratusan proposal dari puluhan perguruan tinggi. Pada edisi kedua ini, BCA kembali menyeleksi empat kelompok terbaik yang akan mendapatkan pendanaan, pelatihan, serta pendampingan selama menjalankan program pengabdian di desa wisata. Selain itu, satu kelompok terbaik akan memperoleh apresiasi tambahan dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Program ini mensyaratkan setiap tim terdiri dari 10 hingga 12 mahasiswa lintas disiplin ilmu. Peserta juga diminta mengusung proposal berbasis isu strategis, seperti pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan budaya.
Adapun lokasi pengabdian masyarakat yang ditawarkan mencakup sejumlah desa wisata unggulan di berbagai daerah, antara lain Desa Wisata Kreatif Terong di Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon.
Pendaftaran program dibuka hingga 24 April 2026, dengan tahapan seleksi yang meliputi pengumuman finalis pada akhir April, proses penjurian pada pertengahan Mei, hingga penetapan pemenang. Para peserta terpilih kemudian akan mengikuti pembekalan sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian pada awal Juli, dengan pelaksanaan program berlangsung hingga awal Agustus.
Hera menambahkan, inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial mahasiswa. Program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Melalui payung tanggung jawab sosial perusahaan Bakti BCA, program ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Berbagai inisiatif yang dijalankan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat, sekaligus mempertegas peran perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045. (ret)

4 hours ago
4















































