Kriminal kemarin, kematian pedagang cermin hingga intelektual demo

6 hours ago 9

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa berkaitan dengan keamanan menghiasi Jakarta yang terjadi pada Rabu (2/9) kemarin, kematian pedagang cermin hingga Intelektual demonstrasi.

Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Polisi bantah keterlibatan kelompok dalam kematian pedagang cermin

Kepolisian membantah adanya dugaan keterlibatan kelompok atau komunitas tertentu dalam kasus pengeroyokan atau penganiayaan terhadap pedagang cermin, Bambang Setiyawan (59) hingga tewas dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

"Kami luruskan rekan-rekan sekalian, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi yang kami peroleh di dalam proses penyidikan, kami belum menemukan adanya indikasi bahwa pelaku ini adalah merupakan anggota komunitas/kelompok tertentu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

2. Polisi selidiki penemuan jenazah pria di gardu listrik Pancoran

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut, pihak kepolisian masih menyelidiki penemuan jenazah seorang laki-laki di dalam Gardu PLN DT.102N di samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9).

"Polsek Pancoran menyelidiki penemuan jenazah seorang laki-laki di dalam Gardu PLN DT.102N, samping Stasiun LRT Pancoran, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (1/9) sekitar pukul 17.15 WIB," kata Budi di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

3. Polda Metro dalami adanya aktor intelektual saat kerusuhan unjuk rasa

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mendalami dugaan adanya aktor intelektual, penyedia dana, hingga penggerak massa di balik kerusuhan yang terjadi di Jakarta, pada Kamis (27/8).

"Kami sedang melakukan pendalaman terhadap aktor intelektual, melakukan pendalaman terhadap dugaan penyedia dana, maupun para penggerak massa perusuh," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

4. Polda Metro akan periksa Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo

​Polda Metro Jaya akan memeriksa pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrio Adiono sebagai salah satu pihak yang akan dimintai keterangan dalam proses penyidikan terkait kasus kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar di depan klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Ya, salah satunya (Febrio) akan kita dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

5. PN Jakpus tolak eksepsi terdakwa pemerasan, sidang masuk pembuktian

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Bangun Paulus Tudungta dalam perkara dugaan pemerasan dan pengancaman, sehingga persidangan akan dilanjutkan ke tahap pembuktian.

"Dengan ini persidangan dilanjutkan dengan pembuktian yang akan digelar pada Rabu, 9 September 2026," kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Rasyid Purba saat membacakan putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |