Telkomsel Tanam 26.325 Mangrove dari Langkah Pelari Digiland Run 2026, Dimulai di Pesisir Jakarta

7 hours ago 7

Jakarta (pilar.id) – Telkomsel memulai penanaman perdana 1.000 pohon mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Angke, Jakarta Utara, sebagai tindak lanjut dari gelaran Digiland Run 2026 bertajuk “The RACEvolution”. Program ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam menghubungkan gaya hidup sehat dengan aksi pelestarian lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Inisiatif tersebut lahir dari partisipasi 12.500 pelari yang ambil bagian dalam Digiland Run 2026. Dari total jarak tempuh mencapai 131.625 kilometer, Telkomsel mengonversikannya menjadi komitmen penanaman 26.325 pohon mangrove dengan skema setiap 5 kilometer lari setara dengan satu pohon yang akan ditanam.

Mengusung tema “The RACEVolution Continues: From Every Step to Every Root”, kegiatan penanaman ini menjadi kelanjutan dari sukses penyelenggaraan Digiland Run 2026 yang memadukan olahraga, teknologi, hiburan, serta pemberdayaan UMKM. Kini, manfaat kegiatan tersebut diperluas melalui aksi restorasi lingkungan pesisir untuk membantu mengatasi ancaman abrasi dan berkurangnya tutupan hijau mangrove di wilayah utara Jakarta.

Pelaksanaan penanaman perdana dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan berdekatan dengan perayaan hari jadi Telkom Indonesia, Telkomsel, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan yang melibatkan partisipasi publik.

Program penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari gerakan Telkomsel Jaga Bumi yang telah berjalan sejak 2022. Melalui inisiatif ini, perusahaan berupaya mendorong pengelolaan energi yang lebih efisien, pengurangan emisi gas rumah kaca, hingga pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah mengembangkan berbagai program lingkungan yang memungkinkan pelanggan berpartisipasi secara langsung. Salah satunya melalui penukaran Telkomsel Poin untuk penanaman pohon serta berbagai kegiatan edukasi terkait pelestarian lingkungan. Hingga 2025, kolaborasi Telkomsel bersama Jejak.in dan pelanggan telah berkontribusi dalam penanaman lebih dari 39.000 pohon di berbagai daerah di Indonesia.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan konektivitas, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Menurutnya, program Telkomsel Jaga Bumi dirancang untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi dalam aksi pelestarian lingkungan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan penanaman mangrove di Taman Wisata Alam Angke melibatkan lebih dari 100 peserta yang berasal dari unsur TelkomGroup, Telkomsel, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, media, serta relawan internal perusahaan. Selain penanaman pohon, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas ramah lingkungan dan sesi edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Pemilihan kawasan Taman Wisata Alam Angke dinilai strategis karena memiliki peran penting sebagai sabuk hijau alami yang membantu menjaga keseimbangan lingkungan Jakarta. Kawasan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang aksi iklim, SDG 14 mengenai ekosistem laut, dan SDG 15 terkait perlindungan ekosistem daratan.

Program ini juga sejalan dengan strategi keberlanjutan TelkomGroup melalui inisiatif GoZero% yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business. Melalui gerakan Jaga Bumi, perusahaan berupaya memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan di tingkat operasional sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060 yang telah dicanangkan TelkomGroup.

Ke depan, Telkomsel bersama TelkomGroup akan melanjutkan penanaman puluhan ribu pohon secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas dampak positif terhadap pelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan kawasan pesisir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem untuk generasi mendatang. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |