Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform AI Paling Indonesia Berbasis Aplikasi

9 hours ago 7

Ringkasan Berita

  • Komdigi dan Indosat meluncurkan Sahabat-AI, platform AI berbasis aplikasi Android dan iOS.
  • Dirancang sebagai AI “Paling Indonesia” dengan dukungan bahasa dan konteks lokal.
  • Mengusung kemampuan multi-model dan multi-modal dalam satu antarmuka terpadu.
  • Didukung infrastruktur GPU NVIDIA L40s dan H100.
  • Dikembangkan untuk memperkuat kedaulatan digital dan ekosistem AI nasional.

Jakarta (pilar.id) – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan artifisial berbasis aplikasi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan berakar pada kebutuhan lokal.

Platform ini hadir dalam bentuk aplikasi Android dan iOS, sehingga dapat diakses luas oleh masyarakat. Mulai dari pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik, Sahabat-AI diposisikan sebagai asisten digital yang memahami bahasa, budaya, serta konteks Indonesia.

Peluncuran ini menjadi tonggak baru dalam strategi transformasi digital nasional, sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun kapabilitas AI dalam negeri.

Dorong Kedaulatan Digital dan Akses Inklusif

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut kehadiran Sahabat-AI sebagai langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Menurutnya, pengembangan AI nasional harus memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat terlibat tanpa terhambat perbedaan bahasa maupun latar budaya.

Ia menekankan pentingnya membangun teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan karakter bangsa. Pemerintah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan platform ini sebagai bagian dari perjalanan pengembangan AI nasional.

Sementara itu, President Director and CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa platform ini dibangun untuk kepentingan Indonesia secara luas. Ia menyampaikan bahwa keterbukaan akses menjadi fondasi utama agar inovasi dapat dimanfaatkan individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di berbagai daerah.

Fitur Multi-Model dan Multi-Modal dalam Satu Aplikasi

Sahabat-AI dirancang dengan kemampuan multi-model dan multi-modal. Pengguna dapat berpindah dari teks ke gambar, teks ke video, melakukan pencarian cerdas, memperoleh bantuan coding, hingga analisis mendalam dalam satu antarmuka terpadu.

Integrasi ini secara signifikan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia. Dengan pendekatan tersebut, teknologi AI tidak lagi eksklusif bagi kalangan tertentu, melainkan menjadi alat produktivitas yang praktis dan kontekstual.

Mengusung semangat “Si Paling Indonesia”, Sahabat-AI dibangun di atas teknologi Large Language Model (LLM) dengan dukungan pemahaman bahasa daerah dan konteks lokal.

Didukung Infrastruktur NVIDIA, Menuju AI Grid Nasional

Untuk memastikan performa optimal dalam skala besar, Sahabat-AI didukung GPU NVIDIA L40s dan H100 dari NVIDIA. Infrastruktur AI terdistribusi ini diorkestrasi dari AI factory terpusat menuju lingkungan komputasi terdistribusi.

Arsitektur tersebut memungkinkan respons lebih cepat, latensi rendah, serta pengalaman real-time yang konsisten. Ke depan, sistem ini dirancang berevolusi menjadi AI Grid yang akan mentransformasi pusat data Indosat sebagai tulang punggung AI nasional.

Perjalanan Sahabat-AI sendiri dimulai pada ajang Indonesia AI Day 2024, saat diperkenalkan bersama CEO NVIDIA, Jensen Huang, sebagai simbol ambisi Indonesia membangun fondasi AI nasional. Pada Juni 2025, model ini berkembang hingga 70 miliar parameter dengan dukungan berbagai bahasa daerah. Memasuki Februari 2026, Sahabat-AI resmi berevolusi menjadi platform AI berbasis aplikasi.

Guardrails dan Tata Kelola Etis

Dalam implementasinya, Sahabat-AI dilengkapi guardrails berlapis yang diselaraskan dengan norma sosial, nilai budaya, dan standar etika Indonesia. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga ruang digital nasional dari konten negatif.

Pendekatan tersebut memastikan inovasi tetap berkembang secara bertanggung jawab, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.

Terbuka untuk Individu hingga Institusi

Selain untuk pengguna individu, Sahabat-AI dirancang sebagai platform berbasis agen yang memungkinkan pelaku usaha dan institusi publik mengintegrasikan layanannya. Model ini membuka peluang pemanfaatan AI di sektor pendidikan, kesehatan, industri kreatif, dan layanan publik.

Dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor, Sahabat-AI diharapkan menjadi fondasi penguatan posisi Indonesia dalam peta AI global, sekaligus alat pemberdayaan masyarakat.

Sahabat-AI kini telah tersedia dan dapat diunduh melalui situs resmi Indosat. Kehadirannya menandai babak baru transformasi digital Indonesia, dengan AI yang semakin dekat, relevan, dan berakar pada jati diri bangsa. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |