Perselisihan area putar balik jalan picu perkelahian kelompok di Tebet

7 hours ago 8

Jakarta (ANTARA) - Perselisihan antara warga yang beraktivitas di area putar balik jalan atau U-turn diduga menjadi pemicu perkelahian berkelompok antara Gang Manggis dan Gang Sawo di Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan.

"Ya, jadi awalnya, mereka ini ada semacam U-turn ya, putar balik ya. Di situ memang ada anak 'bidong' yaitu (Gang) Manggis dan anak (Gang) Sawo. Memang mereka mencari nafkah di situ dan mungkin ada salah persepsi, akhirnya terjadi perkelahian," kata Kapolsek Tebet AKP Ischak dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Ischak mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah orang dari kedua kelompok yang biasa mencari nafkah di sekitar area U-turn terlibat perselisihan.

Ia menjelaskan persoalan tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan pembagian uang atau jatah parkir di lokasi tersebut.

Perkelahian tersebut terjadi pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 19.50 WIB dan melibatkan warga dari RW 07 dan RW 09. Polisi menerima laporan masyarakat serta laporan melalui layanan 110 terkait kejadian tersebut.

Petugas Polsek Tebet kemudian mendatangi lokasi dan melakukan upaya pembubaran. Warga yang terlibat perkelahian berhasil dibubarkan dalam waktu sekitar lima hingga tujuh menit.

Baca juga: Polisi selidiki kelompok pelajar bawa sajam di flyover Kalibata

Polisi juga menemukan indikasi adanya penggunaan senjata tajam dalam peristiwa tersebut. Dari peristiwa tersebut, polisi telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat perkelahian berkelompok tersebut.

Kelima orang itu masing-masing berinisial MF, RAT, FP, RA, dan AL. Polisi mengidentifikasi mereka melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) dan video amatir yang beredar.

"Dengan adanya video CCTV, ya kan, kita lakukan pengamanan dan penangkapan dengan persesuaian baju-baju yang sesuai yang mereka gunakan, yang mereka kenakan pada saat terjadinya bentrok perkelahian atau tawuran tersebut," kata Kasubnit Resmob Polres Jaksel Iptu Robby Pasha.

Polisi menyebut kelima orang yang diamankan telah berusia lebih dari 17 tahun atau dewasa.

Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap lima orang yang diamankan dan hasilnya tidak menunjukkan adanya penggunaan narkoba. Mereka berasal dari kedua kelompok yang terlibat, yakni Gang Manggis dan Gang Sawo.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap pelaku lain serta barang bukti senjata tajam yang diduga digunakan dalam perkelahian. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa itu.

Baca juga: Cegah tawuran di Manggarai, Pemkot Jaksel bangun fasilitas olahraga

Baca juga: Wali Kota Jaksel edukasi remaja di Tebet untuk hindari tawuran

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |