Jakarta (ANTARA) - Tim Patroli Jaga Jakarta Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan tiga pemuda yang diduga terlibat kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Timur (Jaktim), Minggu dini hari.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan patroli itu dilakukan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, dan gangguan keamanan lainnya pada malam hingga dini hari.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel kami tempatkan di titik-titik rawan untuk mencegah dan merespons cepat potensi gangguan kamtibmas,” ujar Wahyu dalam keterangannya, Minggu.
Dalam kegiatan tersebut, tim yang dipimpin Ipda MP Ambarita itu terlebih dahulu melakukan patroli show of force di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, patroli antisipasi 3C di Jalan TB Simatupang, serta strong point di Jalan Jati Utama Raya, Bekasi. Seluruh rangkaian patroli berjalan aman dan tertib.
Sekitar pukul 05.59 WIB, tim melanjutkan patroli di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur.
"Di lokasi tersebut, petugas mendapati tiga pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor, kemudian dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebilah celurit kecil yang dibawa salah satu pemuda," tutur Wahyu.
Baca juga: Polisi ringkus lima pelaku tawuran bersenjata tajam di Jaktim
Setelah dilakukan pendalaman awal, ketiganya diduga berkaitan dengan tindak kejahatan penjambretan handphone (telepon genggam) di sekitar SPBU dekat kawasan Pulo Gebang serta dugaan pencurian dengan kekerasan terhadap kendaraan bermotor di Jalan Rawa Kuning, Cakung, Jakarta Timur.
Ketiga pemuda itu masing-masing berinisial AF, MMA, dan TMM.
"Petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah celurit kecil, empat unit handphone, serta satu unit sepeda motor. Ketiga pemuda berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Wahyu.
Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, khususnya pada malam hingga dini hari.
"Masyarakat juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Layanan Kepolisian 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan," pungkas Wahyu.
Baca juga: Polsek Tambora perketat patroli cegah tawuran dan kejahatan jalanan
Baca juga: Pemkot Jaktim ingatkan warga tidak terpancing emosi ikut tawuran
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































