Jakarta (ANTARA) - Unit Reskrim Polsek Pamulang menggagalkan aksi pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di gerai Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Kamis (30/7) pagi.
Kapolsek Pamulang AKP Galuh Pebri Saputra dalam keterangannya, Jumat, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 06.17 WIB saat Tim Opsnal Polsek Pamulang melaksanakan patroli kewilayahan di sekitar area Rumah Sakit Buah Hati.
"Saat melintas, petugas mendapati gerak-gerik tiga pria berinisial AN, RA, dan MA yang mencurigakan di sekitar gerai ATM," katanya.
Petugas tidak langsung menyergap, melainkan menghentikan kendaraan dan melakukan pemantauan ketat dari jarak aman.
"Dalam pemantauan tersebut, para pelaku mulai melancarkan aksi dengan memasang alat pengganjal pada celah mesin ATM BCA. Setelah alat terpasang, mereka bersiap mengawasi lokasi sambil menunggu nasabah yang akan bertransaksi," ucapnya.
Berdasarkan skenario pelaku, ketika kartu nasabah tersangkut, mereka akan berpura-pura datang membantu guna menguasai kartu serta menguras saldo korban.
"Melihat aksi kejahatan mulai dijalankan, petugas segera mengambil tindakan cepat dengan melakukan penyergapan di lokasi untuk memotong pergerakan pelaku sebelum jatuhnya korban," kata Galuh.
Baca juga: Polisi buru otak sindikat pencuri bermodus ganjal ATM di Penjaringan
Saat hendak ditangkap, komplotan tersebut melakukan perlawanan terhadap petugas di lapangan. Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur kepada dua dari tiga pelaku hingga seluruhnya berhasil diamankan.
Usai menguasai keadaan, petugas mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti berupa dua unit sepeda motor, satu kartu ATM BCA, serta dua bilah senjata tajam jenis pisau.
"Petugas segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya pencurian. Saat dilakukan penangkapan, para pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga dua orang di antaranya diberikan tindakan tegas dan terukur. Selanjutnya, ketiganya diamankan untuk menjalani proses hukum," ujar Galuh.
Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan keterlibatan komplotan tersebut dalam aksi serupa di lokasi lain serta menelusuri keberadaan korban maupun TKP lainnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengapresiasi kejelian petugas di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM.
"Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengalami kendala yang tidak biasa, segera laporkan kepada petugas di lokasi, kantor kepolisian terdekat, atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Budi.
Baca juga: Polisi selidiki aliran dana sindikat ganjal ATM di Cipayung Jaktim
Baca juga: Polisi tangkap pelaku ganjal ATM yang raup Rp274 juta di Cipayung
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































