Polisi identifikasi empat terduga pelaku pembacokan pelajar di Jakbar

7 hours ago 8

Jakarta (ANTARA) - Polisi mengantongi identitas empat terduga pelaku pembacokan terhadap seorang pelajar bernama Davi Sepriansah (16) di Jalan Kali Sekretaris, dekat SMP Negeri 101 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (27/7).

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat, AKP George Ruben mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.

“Benar kami sudah mengantongi empat identitas dari para-para pelaku. Saat ini masih dalam pengejaran,” kata George kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Hingga kini tim gabungan masih terus melalukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat. Dalam proses penyelidikan, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Reskrim Polsek Palmerah.

“Kami melakukan olah TKP bersama Unit Reskrim Polsek Palmerah dan mendapati beberapa CCTV yang kami ambil, juga keterangan para saksi yang berada di TKP,” kata George.

Sebelumnya, seorang siswa kelas 11 bernama Davi Sepriansah (16) mengalami luka di bagian kepala usai dibacok oleh sekelompok orang yang diduga sesama pelajar di Jalan Jalan Kali Sekretaris, dekat SMP Negeri 101 Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (27/7).

Akibat insiden itu, korban terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit dan mendapatkan tiga jahitan pada bagian kepala.

Davi, saat ditemui di kediamannya pada Selasa (28/7), menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat dirinya masih mengenakan seragam sekolah dan sedang mengantar saudaranya, Abas (16), pulang ke rumah.

“Sampai dekat rumahnya dia (saudara saya), dia di depan saya, saya di belakang. Habis itu saudara saya hampir ditabrak, jadi dia ngehindar,” kata Davi.

“Jadinya saya di belakangnya. Saya nengok kiri dulu karena ada motor, pas saya nengok kanan saya dibacok di sini,” sambungnya.

Ia pun menyebut bahwa pelaku berjumlah empat orang yang datang menggunakan dua sepeda motor. “Ada sekitar empat orang, jadi satu motor dua orang,” ujarnya.

Davi pun mengungkapkan, salah satu pelaku juga sempat mengayunkan senjata yang disebutnya menyerupai mistar panjang ke arah kepalanya. Usai menyabet, para pelaku langsung pergi melarikan diri.

“Saya kan teriak, kayak syok banget. Saudara saya langsung pegangin kepala saya, terus mereka kabur,” tuturnya.

Baca juga: Pelajar di Palmerah dibacok pada bagian kepala oleh sekelompok OTK

Baca juga: Dua remaja ditangkap terkait pembacokan pelajar hingga tewas di Grogol Petamburan

Baca juga: Pelajar di Grogol Petamburan terluka usai diserang dan dirampok

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |