Jakarta (ANTARA) - Pihak kepolisian telah mengidentifikasi komplotan pelaku pelemparan bom molotov yang terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara (Jakut).
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan identitas pelaku utama berinisial M beserta rekan-rekannya sudah terdeteksi dan saat ini dalam proses pengejaran oleh petugas.
"Pelaku sudah terdeteksi semua, cuma belum ditangkap, yang melakukan pelemparan satu orang (M), tetapi saat datang ke lokasi, dia bersama kawannya, sekitar tiga orang," kata Andry.
Terkait motif pelemparan bom molotov tersebut, dia menjelaskan peristiwa itu bermula dari masalah asmara antara pelaku M dengan mantan istrinya yang berinisial R.
"Pelaku diduga cemburu karena mantan istrinya tersebut kini telah menjalin hubungan kekasih dengan pria lain berinisial U," ujar Andry.
Namun, kemarahan M justru menyasar keluarga U, yakni pamannya yang berinisial K. Padahal, K sama sekali tidak mengetahui ataupun terlibat dalam urusan asmara keponakannya tersebut.
"Saat kejadian, M mendatangi kediaman K sambil berteriak dari kejauhan dan langsung melemparkan bom molotov ke arah K yang sedang duduk bermain ponsel," papar Andry.
Baca juga: Polisi selidiki pelemparan molotov kepada pengendara motor di Jakut
Di sisi lain, terkait seorang ibu yang mengendarai sepeda motor dan menjadi korban dalam peristiwa tersebut, Andry menegaskan sang ibu bukan merupakan target pelemparan dan tidak terkena ledakan bom molotov.
"Bukan salah lempar. Pelaku berniat melempar ke K, tetapi tidak kena. Saat molotov jatuh ke jalan, ibu tersebut kebetulan sedang melintas dengan sepeda motor, lalu terjatuh karena kaget," terang Andry.
Dia juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka bakar dalam insiden tersebut. Sementara, kendaraan milik ibu tersebut diketahui hanya mengalami kerusakan minor akibat terjatuh, bukan karena dampak langsung dari bom molotov.
Seperti diketahui, kepolisian masih menyelidiki peristiwa pelemparan botol yang diduga bom molotov oleh sekelompok orang tak dikenal terhadap seorang ibu yang mengendarai sepeda motor di kawasan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.
"Berdasarkan laporan awal, benar, telah terjadi peristiwa pelemparan botol diduga molotov pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa.
Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Baca juga: Polisi tetapkan pembawa botol bersumbu saat demo sebagai tersangka
Baca juga: Dua pria bawa molotov diamankan dalam aksi mahasiswa di Dukuh Atas
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































