Polisi lakukan penyidikan terkait bocah yang jadi korban perundungan 

12 hours ago 12

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti terkait kasus bocah 6 tahun yang menjadi korban perundungan di areal taman Kelurahan Kramat.

"Dari keluarga korban sudah membuat laporan polisi ke kami," kata Kepala Satuan (Kasat) Pelayanan Perempuan dan Anak serta Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Kompol Rita Oktavia Shinta di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan saat ini, petugas masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa anak berusia 6 tahun itu.

"Untuk tindakan, kami sedang proses penyidikan," ujar Rita.

Menurut dia, dari keterangan keluarga, saat itu korban sedang bermain dengan teman-temannya di taman, kemudian diangkat dan ditempelkan ke tiang listrik.

Pihaknya pun belum dapat memastikan jika anak-anak yang mengangkat korban dan menempelkannya ke tiang listrik itu mengetahui tiang listrik tersebut teraliri listrik atau tidak.

"Untuk itu, kami sedang mendalami apakah itu kesengajaan atau tidak," tutur Rita.

Baca juga: Bocah 6 tahun di Jakpus sempat koma setelah dipersekusi dua remaja

Dia memastikan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada di lokasi maupun keterangan saksi.

Dia juga mengungkapkan kedua remaja yang mengangkat anak tersebut belum dimintai keterangan lebih lanjut.

Sebelumnya, Seorang anak berusia 6 tahun yang berasal dari Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, sempat mengalami koma atau tidak sadarkan diri setelah diduga menjadi korban persekusi oleh dua remaja.

Nenek korban, Linda Reselin, di Jakarta, Rabu (10/6), mengatakan cucunya yang berinisial MWP sempat koma dan dirawat di RSCM setelah tersengat listrik saat dirundung oleh dua remaja.

"Kalau sekarang, cucu saya sudah sadar, tapi dia masih takut kalau bertemu orang," kata Linda kepada wartawan.

Menurut dia, penyiksaan itu terjadi pada Minggu (7/6). Berdasarkan video kamera pengawas (CCTV), terdapat dua remaja yang membawa sang bocah untuk ditempelkan ke tiang listrik.

Baca juga: Pramono minta pelaku perundungan di Senen ditindak tegas

Baca juga: Pramono buka peluang buat Pergub soal penanganan perundungan

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |