Polisi selidiki penembakan warga yang gagalkan curanmor di Jaktim

1 day ago 16

Jakarta (ANTARA) - Polisi menyelidiki kasus penembakan terhadap seorang pengemudi ojek yang terjadi saat ia berupaya menghalangi tindak pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

"Sementara proses masih dalam penyelidikan terkait kasus penembakan," kata Kapolsek Matraman AKP Suripno saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan pihaknya sudah menerima laporan terkait percobaan pencurian sepeda motor dan penembakan tersebut.

"Penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Yang jelas, warga yang menghalangi percobaan curanmor kena tembak," jelas Suripno.

Selain itu, dia mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mengetahui kronologi lebih lengkap.

Kemudian, Polsek Matraman juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi maupun yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Olah TKP sudah dilakukan, dan dua saksi pendukung juga telah kami periksa, demikian sementara proses masih lidik," ucap Suripno.

Baca juga: Pengemudi ojek ditembak terduga pencuri motor di Matraman Jaktim

Sebelumnya, saksi mata bernama Evi (57) mengatakan saat itu, korban sedang menunggu penumpang yang membeli obat, dan situasi Jalan Palmeriam, Matraman, cukup ramai.

"Jadi, (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, Lah, ditembak, ditembak," kata Evi di Jakarta, Senin.

Evi mengaku mendengar teriakan "maling" dari arah Pasar Palmeriam sebelum penembakan terjadi. Selain itu, ia juga melihat sekitar sepuluh warga lebih mengejar dua terduga pelaku tersebut.

Korban sempat terbaring di lokasi akibat luka tembak pada bagian paha sehingga mengeluarkan banyak darah.

"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," terang Evi.

Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.

"Pakai masker dua pelaku itu. Orang-orang juga lihat, cuma tidak berani karena dengar tembakan. Saya saja langsung lari, takut," ucap Evi.

Baca juga: Polisi tangkap residivis curanmor bersenjata api di Pesanggrahan

Baca juga: Polisi tangkap pencuri motor yang bawa senjata "airsoft gun" di Jakut

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |