Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Timur menyelidiki penyebab kematian seorang pria berinisial DS (36) yang ditemukan meninggal dunia di lorong rumah, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan peristiwa penemuan jenazah tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tangerang Selatan telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Jenazah telah ditangani sesuai prosedur untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan, penemuan jenazah pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu bermula dari laporan warga setempat.
"Saksi-saksi di sekitar lokasi awalnya mencium bau tidak sedap yang bersumber dari lorong rumah di Jalan Panda Raya RT 004/RW 005," ucapnya.
Lantaran curiga, warga kemudian berinisiatif melakukan pengecekan secara bersama-sama dan menemukan korban dalam kondisi telentang serta sudah tidak bernyawa.
Temuan tersebut selanjutnya langsung dilaporkan kepada pihak Polsek Ciputat Timur. Selanjutnya setelah di lokasi, petugas kepolisian langsung mengamankan area, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah korban.
Bambang juga mengimbau masyarakat agar proaktif berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.
"Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, maupun apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar," ujarnya.
Baca juga: Polisi usut kasus wanita terkunci di sebuah "daycare" di Tangsel
Baca juga: Polisi tangkap dua pencuri yang kerap menyasar motor mahasiswa di Tangsel
Baca juga: Polisi tangani kebakaran mobil di depan SPBU Kampung Utan Tangsel
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































