Crystal Palace vs Rayo Vallecano di Final Conference League: Adu Tajam Sarr dan Alemao di Leipzig

4 hours ago 9

Leipzig (pilar.id) – Crystal Palace F.C. dan Rayo Vallecano akan saling berhadapan pada final UEFA Conference League 2026 yang digelar di Red Bull Arena, Leipzig, Kamis (28/5) pukul 02.00 WIB. Pertemuan wakil Premier League dan La Liga ini menjadi laga penentu perebutan trofi Eropa kasta ketiga yang diprediksi berlangsung sengit.

Crystal Palace melangkah ke final usai menyingkirkan FC Shakhtar Donetsk di semifinal. Sementara Rayo Vallecano memastikan tiket final setelah mengalahkan RC Strasbourg Alsace dan kini tinggal selangkah lagi meraih gelar mayor pertama dalam sejarah klub.

Bagi pelatih Oliver Glasner, laga ini berpotensi menjadi penutup manis bersama Crystal Palace. Pelatih asal Austria tersebut sebelumnya sukses membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa 2022 dan kini berpeluang mempersembahkan trofi Eropa pertama untuk Palace.

Meski hubungan Glasner dengan manajemen klub sempat dikabarkan kurang harmonis dalam beberapa bulan terakhir, Palace tetap tampil impresif di kompetisi Eropa musim ini. Setelah lolos dari fase liga di posisi ke-10, The Eagles menunjukkan kualitas Premier League dengan menyingkirkan sejumlah lawan kuat.

Sepanjang perjalanan menuju final, Palace sukses melewati hadangan HŠK Zrinjski Mostar, AEK Larnaca FC, ACF Fiorentina, hingga Shakhtar Donetsk. Klub asal London tersebut juga menjadi tim tersubur di Conference League musim ini dengan torehan 25 gol, termasuk 14 gol pada fase gugur.

Namun performa domestik Palace kurang meyakinkan menjelang final. Mereka gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir Premier League dan menutup musim di posisi ke-15 klasemen setelah kalah 1-2 dari Arsenal F.C..

Di sisi lain, Rayo Vallecano datang dengan tren lebih positif. Tim asuhan Inigo Perez memang gagal menembus tujuh besar La Liga dan hanya terpaut satu poin dari zona playoff Conference League. Karena itu, menjuarai kompetisi ini menjadi satu-satunya jalan mereka untuk kembali tampil di Eropa musim depan.

Rayo tampil cukup konsisten sepanjang fase gugur. Setelah finis kelima pada fase liga, mereka menyingkirkan lawan-lawannya dengan perjuangan ketat sebelum akhirnya tampil solid saat menghadapi Strasbourg di semifinal lewat kemenangan agregat 2-0.

Klub berjuluk Los Franjirrojos itu juga sedang berada dalam tren positif dengan catatan sembilan pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi. Mereka bahkan menutup musim La Liga dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Deportivo Alavés berkat gol menit akhir Randy Nketa.

Menjelang laga final, kedua tim masih dibayangi beberapa persoalan cedera. Crystal Palace menunggu kondisi Adam Wharton yang sempat mengalami masalah pergelangan kaki saat menghadapi Arsenal. Namun gelandang muda Inggris itu sudah kembali berlatih bersama skuad.

Selain Wharton, Chris Richards juga berpeluang tampil. Sementara Borna Sosa kemungkinan absen bersama Cheick Doucoure dan Eddie Nketiah.

Absennya Nketiah diyakini tidak terlalu memengaruhi kekuatan Palace karena mereka masih memiliki Ismaila Sarr yang tampil tajam di Conference League musim ini. Penyerang asal Senegal tersebut telah mencetak sembilan gol dan selalu mencetak gol dalam lima penampilan terakhir di kompetisi Eropa.

Selain Sarr, Palace juga mengandalkan produktivitas Jean-Philippe Mateta yang telah mengoleksi 15 gol musim ini.

Rayo Vallecano juga sempat mendapat kabar kurang baik setelah winger Carlos Martin mengalami cedera punggung saat laga terakhir La Liga. Namun pemain tersebut dikabarkan sudah kembali berlatih dan berpeluang tampil di final.

Beberapa pemain lain seperti Ilias Akhomach dan Diego Mendez juga dipantau kondisinya. Sedangkan Luiz Felipe dipastikan absen hingga akhir musim.

Rayo masih memiliki kekuatan utama melalui Isi Palazon dan striker Alemao yang menjadi top skor klub di Conference League musim ini.

Secara kualitas dan pengalaman menghadapi tekanan laga besar, Crystal Palace dinilai sedikit lebih unggul dibanding Rayo Vallecano. Dominasi klub-klub Premier League di kompetisi Eropa musim ini juga menjadi modal penting bagi Palace untuk mengangkat trofi.

Dengan kombinasi kecepatan Sarr, ketajaman Mateta, serta pengalaman Oliver Glasner di kompetisi Eropa, Crystal Palace diprediksi mampu menutup musim dengan kemenangan dan membawa pulang gelar UEFA Conference League 2026. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |