Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 day ago 11

Gresik (pilar.id) – Polres Gresik Polda Jawa Timur mengembalikan tiga unit sepeda motor kepada para korban tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal setelah berhasil mengungkap jaringan pelaku yang selama ini meresahkan masyarakat.

Penyerahan kendaraan dilakukan langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, kepada para pemilik sah tanpa dipungut biaya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepastian hukum kepada masyarakat yang menjadi korban kejahatan.

AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan bahwa pengembalian barang bukti dilakukan sesegera mungkin agar para korban dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terkendala sarana transportasi. Menurutnya, kendaraan yang berhasil diamankan dari tangan pelaku harus segera dikembalikan kepada pemilik yang berhak setelah melalui proses identifikasi dan administrasi yang diperlukan.

Tiga kendaraan yang diserahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan sejumlah kasus kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi W 2593 MU milik Mukhamad Khamim yang sebelumnya dilaporkan hilang saat diparkir di depan rumahnya di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik.

Kendaraan kedua yang berhasil dikembalikan adalah Honda Scoopy hitam bernomor polisi L 6838 CAF milik Andy Sebastian Zaini (28), seorang pengemudi ojek online asal Surabaya. Motor tersebut sempat dibawa kabur oleh pelaku begal yang diketahui merupakan penumpangnya sendiri saat berada di kawasan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti.

Sementara kendaraan ketiga merupakan sepeda motor milik Muhammad Ilyas (30), korban pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di kawasan Jalan Akim Kayat, Karangturi, Gresik. Motor tersebut berhasil diamankan kembali setelah polisi melakukan pengembangan penyelidikan terhadap para pelaku.

Penyerahan kendaraan berlangsung penuh haru. Para korban mengaku bersyukur karena kendaraan yang menjadi alat penunjang aktivitas sehari-hari berhasil ditemukan dan dikembalikan dalam kondisi baik. Mereka juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Gresik yang dinilai cepat dalam mengungkap kasus serta mengamankan barang bukti.

Selain mengembalikan kendaraan kepada para korban, Polres Gresik juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan jalanan. Penggunaan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda saat memarkir kendaraan menjadi salah satu langkah pencegahan yang disarankan guna meminimalkan risiko pencurian.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan meskipun hanya dalam waktu singkat. Kebiasaan tersebut sering kali dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Gresik menyediakan layanan pengaduan dan bantuan darurat melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan melalui hotline WhatsApp pengaduan Polres Gresik di nomor 0811-8800-2006.

Keberhasilan pengembalian kendaraan kepada para korban ini menjadi bukti keseriusan Polres Gresik dalam memberantas kejahatan jalanan sekaligus mengembalikan rasa aman bagi masyarakat. Kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku curanmor maupun begal guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Gresik. (tin)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |