Sekuriti mal di Tambora curi sembako senilai Rp70 juta untuk judol

8 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Seorang sekuriti mal berinisial I (44) di kawasan Tambora, Jakarta Barat berkali-kali mencuri sembako dari tempatnya bekerja dengan total kerugian mencapai Rp70 juta.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan, sembako yang dicuri itu dijual kembali dan uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan judi online (judol).

"Jadi, modus operandi yang dilakukan adalah dengan menumpuk sembako di keranjang-keranjang, kemudian dimasukkan ke lokernya dan pada saat pulang, (sembako curian) dibawa pulang," kata Sudrajat kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Sudrajat mengatakan, pelaku telah melancarkan aksinya selama beberapa bulan terakhir.

"Kurang lebih sekitar lima bulan. Supermarket mulai buka dari bulan Januari 2026, namun pelaku melakukan pencurian sejak Februari," ujarnya.

Aksinya mulai terungkap saat pihak manajemen tempatnya bekerja menaruh curiga terhadap pelaku. "Ya, pada akhirnya ketahuan oleh pihak manajemen. Pelaku ini dicurigai gerak-geriknya," tutur Sudrajat.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 476 KUHP baru tentang pencurian.

Baca juga: Polisi ringkus pencuri bahan kain di Tambora Jakbar

Baca juga: Polisi ringkus pencuri perhiasan bermodus "ritual buka aura" di Jakbar

Baca juga: Tukang sablon nekat gasak minyak goreng di warung kelontong di Tambora

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |