Pelaku curanmor modus karyawan pecel lele juga beraksi di Jabodetabek

7 hours ago 12

Jakarta (ANTARA) - Polisi mengungkapkan pria pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Cilandak, Jakarta Selatan, dengan berpura-pura jadi karyawan warung pecel lele, telah beraksi di 10 tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah wilayah Jabodetabek.

“Hasil pengakuan dari tersangka, dia melakukan aksi di 10 TKP dan pemain tunggal,” kata Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen dalam konferensi pers di Polsek Cilandak, Jakarta, Senin.

Gusprihatin mengatakan pelaku berinisial AR ditangkap pada Kamis (21/5) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia mengungkapkan, modus pelaku adalah dengan berpura-pura menjadi karyawan korban warung pecel lele.

Pelaku menunggu korban lengah dan situasi di warung pecel lele sedang sepi. Di momen itulah pelaku mengambil kunci motor dan langsung membawa kabur kendaraan korban.

Kapolsek Cilandak mengatakan pelaku ditangkap di kawasan Bogor saat hendak menjual motor hasil curian.

Setelah dilakukan penangkapan pada hari yang sama, terungkap lokasi aksi pelaku tersebar di sejumlah daerah seperti Bekasi, Depok, Cikarang, Tangerang hingga Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku menjalankan aksinya seorang diri dengan berpindah-pindah tempat kerja untuk mencari target.

“Iya pelaku residivis, tapi bukan kelompok," ucap dia.

Dalam kasus tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda PCX dengan nilai kerugian sekitar Rp35 juta.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Diketahui ancaman itu dapat diperberat menjadi sembilan tahun karena dilakukan pada malam hari. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Cilandak.

Baca juga: Modus jadi pegawai warung pecel lele, pria ini gondol motor majikan

Baca juga: Polisi ringkus tiga pelaku pencurian roda empat di Mampang

Baca juga: Karyawan curi motor kantor di Cilandak karena belum digaji

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |