Jakarta (ANTARA) - Polsek Pademangan memastikan tidak ada aksi kekerasan dalam kasus anak tenggelam di Kali Sunter, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Minggu (8/3) sore.
“Berdasarkan pemeriksaan dokter di Puskesmas Pademangan tidak ada tanda-tanda aksi kekerasan di tubuh korban alias nihil,” kata Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala di Jakarta, Senin.
Setelah mengetahui ada remaja berinisial HDS (10) yang hilang tenggelam saat berenang di Kali Sunter perbatasan Kecamatan Tanjung Priok dan Kecamatan Pademangan, kata dia, petugas langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim penyelamatan mencari korban
"Kemudian, petugas mengambil keterangan dari sejumlah saksi baik dari rekan korban, warga sekitar dan keluarga korban," kata Daniel.
Ia mengatakan keluarga korban menolak untuk dilakukan visum dan menerima kematian korban dengan ikhlas. “Rencananya korban akan dimakamkan di kampung halaman keluarga,” ujarnya.
Baca juga: Petugas temukan jasad remaja yang tenggelam di Pademangan
Berdasarkan keterangan saksi JRY, dia berenang di pinggir Kali Sunter pada Minggu (8/3) sekitar pukul 16.00 WIB dan didatangi korban HDS.
Melihat saksi yang berenang, korban HDS juga berkeinginan berenang. Namun korban langsung masuk ke kali dan tidak dapat berenang, sehingga korban tenggelam.
Saat itu saksi kedua WR melintas di lokasi dan mendengar teriakan minta tolong dan langsung melompat ke kali dan mencoba menolong korban. Namun korban tidak dapat tertolong dikarenakan korban terbawa arus kali yang cukup kencang.
Kemudian, dilakukan pencarian jasad korban. Akhirnya, ditemukan pukul 17.52 WIB dan dibawa ke Puskesmas Pademangan untuk memeriksa kondisi korban.
“Menurut keterangan dokter puskesmas korban sudah meninggal dunia,” kata Daniel.
Sebelumnya Petugas Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menemukan jasad seorang remaja berinisial HDS (10) yang tenggelam saat berenang di kali di Jalan Pesanggrahan II Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Minggu sore.
Baca juga: Tim gabungan temukan pria yang tenggelam di Kali Sunter
“Korban ini ditemukan petugas dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban ini sedang berenang di kali bersama rekan-rekannya, lalu terbawa arus dan hilang di dasar kali.
“Saat tahu korban hilang, rekan-rekannya meminta pertolongan kepada warga dan warga menghubungi Gulkarmat,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































